Natuna, suaraserumpun.com – Bupati Natuna Cen Sui Lan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke bandar udara (bandara) dan pelabuhan di Natuna selama arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 hijriah. Cen Sui Lan meninjauan pelayanan di bandara dan pelabuhan demi kenyamanan serta keamanan para pemudik Hari Raya Idulfitri 1447 hijriah.
Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 hijriah, aktivitas di sejumlah titik transportasi di Kabupaten Natuna mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Arus pergerakan masyarakat yang hendak pulang kampung tampak kian ramai, menghadirkan suasana khas mudik yang penuh harap dan kerinduan.
Di tengah dinamika tersebut, Bupati Natuna Cen Sui Lan memilih turun langsung ke lapangan. Bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi terkait, Bupati Natuna memastikan kesiapan arus mudik berjalan optimal, baik dari sisi pelayanan maupun keselamatan.
Pemantauan diawali, Selasa (17/3/2026) di Bandara Lanud Raden Sadjad. Di lokasi ini, rombongan melihat langsung aktivitas keberangkatan penumpang, termasuk penerbangan maskapai NAM Air yang melayani rute dari Natuna.
Cen Sui Lan tidak hanya meninjau fasilitas bandara, tetapi juga berdialog langsung dengan petugas dan calon penumpang. Ia ingin memastikan bahwa setiap proses keberangkatan berjalan tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Rabu (18/3/2026) besok, sidak akan dilanjutkan ke Pelabuhan Penyeberangan Penagi. Direncanakan, Bupati Natuna bersama rombongan memantau aktivitas keberangkatan kapal Roro Bahtera Nusantara 01 yang menjadi salah satu moda transportasi andalan masyarakat Natuna.
Bagi Cen Sui Lan, kehadiran langsung di lapangan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan publik berjalan maksimal, terutama pada momen penting seperti arus mudik Lebaran.
“Saya ingin melihat secara langsung kesiapan di lapangan, baik di bandara maupun pelabuhan. Kita harus memastikan masyarakat yang mudik mendapatkan pelayanan yang layak, aman, dan nyaman. Keselamatan penumpang adalah prioritas utama yang tidak boleh kita abaikan,” ujarnya.
Bupati Natuna menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi lintas instansi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang biasanya terjadi menjelang puncak arus mudik.
“Koordinasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh instansi terkait harus berjalan solid. Dengan begitu, kita bisa mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk lonjakan penumpang, agar tidak terjadi penumpukan dan semua berjalan lancar,” tambahnya.
Momentum mudik, menurutnya, bukan hanya soal perjalanan, tetapi juga tentang kebahagiaan masyarakat yang ingin berkumpul kembali dengan keluarga di kampung halaman.
“Kami berharap seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat. Semoga momen Lebaran ini membawa kebahagiaan dan mempererat kebersamaan keluarga,” tuturnya.
Kegiatan pemantauan ini turut melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, Kejaksaan, hingga instansi vertikal lainnya. Kehadiran lintas sektor tersebut menjadi bukti kuat sinergi dalam menjaga kelancaran arus mudik di Natuna.
Turut serta sejumlah organisasi pers seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), dan Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) dalam peninjauan tersebut. Sehingga memperkuat peran media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Di balik padatnya aktivitas mudik, tersimpan harapan besar agar setiap perjalanan berlangsung aman, setiap pertemuan keluarga menjadi momen berharga, dan setiap langkah pulang kampung membawa kebahagiaan.
Pemerintah Kabupaten Natuna pun optimistis, melalui pemantauan langsung dan koordinasi yang solid, arus mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lancar, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri 1447 hijriah dengan tenang dan penuh suka cita. (yen)
Editor: Sigik RS
