banner 728x90
Sekda Bintan Ronny Kartika mengecek penyajian menu MBG saat meninjau SPPG Seri Kuala Lobam (SKL), belum lama ini. F- dok/suaraserumpun.com

Penyajian Menu MBG Asal-asalan, SPPG SKL Bintan Diberhentikan Sementara oleh BGN

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Seri Kuala Lobam (SKL), Kabupaten Bintan menyajikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) secara asal-asalan, belum lama ini. Akibatnya, Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Seri Kuala Lobam tersebut, terhitung sejak 11 Maret 2026 berdasarkan surat BGN nomor 860/D.TWS/03/2026.

Sebelumnya anak-anak penerima manfaat di Kecamatan Seri Kuala Lobam menerima buah kelapa utuh, sebagai salah satu menu yang disajikan oleh SPPG Seri Kuala Lobam dalam Makan Bergizi Gratis (MBG). Penyajian menu asal-asalan tersebut pun viral.

Salah satu orangtua siswa, Uti mengatakan, anaknya mendapat buah kelapa yang masih utuh sebagai bagian dari menu MBG. Bahkan, kelapa tersebut dibawa pulang oleh anaknya ke rumah.

“Kelapanya kita bawa ke penjual air kelapa untuk dibuka dan dijadikan minuman,” katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan, Ronny Kartika menyebutkan, SPPG Seri Kuala Lobam diberhentikan sementara operasionalnya setelah adanya informasi dari masyarakat terkait produk yang dihasilkan. Dari 16 SPPG yang beroperasi di Bintan, saat ini hanya SPPG Seri Kuala Lobam yang tidak beroperasi sementara.

SPPG SKL ini bisa kembali beroperasi jika menyerahkan bukti perbaikan dan dokumen pendukung sah kepada Direktorat Pemantauan dan Pengawas Wilayah I. Setelah memenuhi syarat, status pemberhentian sementara operasional SPPG tersebut bisa dicabut.

“Surat pemberhentian SPPG SKL dari BGN itu sudah kita terima,” kata Sekda Bintan Ronny Kartika.

Koordinator MBG Wilayah Kabupaten Bintan, Pina Deli Syahputri mengatakan SPPG Seri Kuala Lobam diberhentikan sementara operasionalnya sejak, Kamis (12/3/2026).

“Hanya pemberhentian sementara, lebih memgevaluasi menu sambil melengkapi sarana agar lebih baik,” katanya.

Hanya saja, Pina tidak tahu sampai kapan BGN memberhentikan sementara SPPG Seri Kuala Lobam tersebut.

“Kita tunggu arahan dari pimpinan, kemungkinan dalam waktu dekat atau setelah Lebaran,” ujarnya.

Apakah pemberhentian ini ada kaitannya dengan kelapa utuh sebagai salah satu menu MBG yang diberikan ke penerima manfaat, Pina belum menjawabnya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *