banner 728x90
Pengendara sepeda motor terganggu akibat kebakaran lahan di Jalan Lintas Barat sekitar Kantor Camat Seri Kuala Lobam, Rabu (26/1/2026). F- yen/suaraserumpun.com

Pengendara Terganggu Akibat Lahan Terbakar di Jalan Lintas Barat, Begini Imbauan Deby Maryanti

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Lahan terbakar terjadi lagi di wilayah Kabupaten Bintan. Rabu (28/1/2026) siang, pengendara terganggu akibat lahan terbakar di Jalan Lintas Barat, wilayah Kecamatan Seri Kuala Lobam. Begini imbauan Wakil Bupati (Wabup) Bintan Deby Maryanti.

Beberapa hari lalu, kebakaran lahan terjadi di wilayah Kecamatan Gunung Kijang dan Toapaya. Petugas Damkar dari BPBD Kabupaten Bintan mengerahkan armada mobil pemadam kebakaran, yang menyebabkan lalu lintas terkendala.

Rabu (28/1/2026) siang tadi, kebakaran lahan terjadi lagi. Kini, lahan terbakar tersebut terjadi di Jalan Lintas Barat sekitar TPU Firdaus, atau tidak jauh dari Kantor Camat Seri Kuala Lobam.

“Saat kami lewat tadi, api makin besar yang membakar lahan tu. Banyak pengendara sepeda motor yang susah atau tak bisa lewat Jalan Lintas Barat itu,” kata Tini seorang pengendara sepeda motor.

Menyikapi musim kemarau disertai angin kencang pada musim utara yang sering mengakibatkan terjadi kebakaran akhir pekan ini, Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti mengimbau agar masyarakat hati-hati dan waspada. Serta mengantisipasi terhadap risiko kebakaran hutan dan lahan agar tidak terjadi di lokasi sekitar tempat tinggal masing-masing.

Wabup Bintan mengingatkan kepada pemilik lahan dan petani, untuk saat ini, tidak membuka lahan dengan cara membakar. Karena pada musim kemarau disertai angin kencang seperti sekarang, api mudah menjalar dan akan menjadi sulit untuk dikendalikan.

“Kita mengimbau masyarakat agar bisa berperan aktif. Segera lapor ke camat, lurah atau kades bila menemukan kebakaran hutan dan lahan. Untuk para petani, kita imbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Karena pada cuaca saat ini, tindakan itu sangat berisiko,” kata Deby Maryanti di ruang kerjanya, Rabu (28/1/2026).

Pemerintah Kabupaten Bintan sudah meminta agar organisasi perangkat daerah terkait, camat, lurah dan Kades untuk dapat memberikan edukasi kepada masyarakat. Serta mitigasi di daerahnya masing-masing. Agar, jika terjadi kebakaran hutan dan lahan akan dapat segera diatasi.

“Camat, lurah dan Kades juga sudah kita imbau untuk melakukan langkah-langkah, jika terjadi kebakaran hutan dan lahan, agar segera mengatasinya,” demikian imbauan Wabup Bintan Deby Maryanti. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *