banner 728x90
Peserta turnamen domino yang digelar KPDN binaan H Raja Mustakim bersaing ketat di Pantai Piwang, Ranai, Sabtu (13/12/2025) malam lalu. F- ist

Memasuki Pool 5, Turnamen Domino KPDN Binaan Raja Mustakim Berhadiah Rp50 Juta Makin Sengit

Komentar
X
Bagikan

Natuna, suaraserumpun.com – Turnamen domino di Pantai Piwang, Ranai menjadi pusat perhatian masyarakat Natuna, sejak pekan pertama Desember lalu. Kini, turnamen domino yang digelar Komunitas Pencinta Domino Natuna (KPDN) binaan H Raja Mustakim suami Bupati Natuna Cen Sui Lan tersebut, sudah memasuki penyisihan pool 5. Peserta semakin antusias, persaingan pun semakin sengit untuk merebutkan total hadiah Rp50 juta berbentuk beasiswa bagi anak sang juara (peserta).

Dengan total hadiah mencapai Rp50 juta, turnamen yang digagas dan diarahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengarah KPDN H Raja Mustakim tersebut, menjadi ajang hiburan rakyat yang dinanti setiap akhir pekan. Turnamen domino ini digelar rutin, setiap Jumat dan Sabtu malam. Turnamen domino ini menggunakan format delapan gelombang (pool).

Setiap pool terdiri dari 64 pasangan peserta. Akhir pekan kemarin, pelaksanaan telah memasuki gelombang keempat dan kelima. Persaingan pada pertandingan semakin kompetitif. Babak puncak atau final match dijadwalkan pada 8 Januari 2026 mendatang. Para juara dari seluruh gelombang (pool) kan bersaing untuk memperebutkan gelar grand champions KPDN 2025-2026.

Ketua KPDN Hairunnazar menegaskan, turnamen ini tidak semata-mata soal menang dan kalah.

“Setiap gelombang selalu penuh. Ini menunjukkan domino punya tempat tersendiri di hati masyarakat. Turnamen ini kami rancang sebagai ajang silaturahmi, hiburan, sekaligus kompetisi yang menjunjung sportivitas,” ujarnya.

Di balik kemeriahan tersebut, peran Raja Mustakim menjadi sorotan. Ia dinilai berhasil mengemas domino bukan sekadar permainan tradisional, melainkan kegiatan positif yang terorganisir dan berkelanjutan.

“Domino adalah olahraga pikiran dan ruang kebersamaan. KPDN ingin menghadirkan kegiatan yang sehat, tertib, dan bisa dinikmati semua kalangan. Kami ingin masyarakat punya alternatif hiburan yang mendidik dan menyatukan,” ujar Raja Mustakim.

Pertandingan di setiap pool menghadirkan cerita baru, sekaligus memperkuat posisi turnamen KPDN sebagai salah satu agenda komunitas paling bergengsi di Natuna. Dengan masih tersisa beberapa gelombang menuju final, masyarakat kini menantikan siapa yang akan keluar sebagai juara, dan mengukir nama sebagai penguasa meja domino Natuna pada turnamen KPDN 2025-2026. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *