Bintan, suaraserumpun.com – PSSI Kabupaten Bintan melaksanakan Kongres Biasa tahun 2025 di Hotel Awandari & Resort, Km 25 Toapaya, Sabtu (13/12/2025). Kongres Biasa PSSI Kabupaten Bintan ini mencabut Statuta tahun 2022 dan mengesahkan Statuta tahun 2025. Serta mengesahkan delapan klub sebagai anggota baru (voter) PSSI Kabupaten Bintan.
Kongres Biasa PSSI Kabupaten Bintan ini dihadiri Ketua PSSI Kabupaten Bintan Arwan dan Anggota Komite Eksekutif (Exco) serta Sekum Huzaifah SSos. Ketua PSSI Kepri H Ansar Ahmad diwakili oleh Anggota Exco Aris Yulianto. Turut hadir Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Bintan Alfeni Harmi mewakili Bupati Bintan Roby Kurniawan. Jumadi mewakili Ketua KONI Kabupaten Bintan, serta 24 perwakilan klub (voter) Anggota PSSI Kabupaten Bintan.
Kongres Biasa PSSI Kabupaten Bintan diawali dengan penetapan Agenda Kongres, pengesahan Tata Tertib Kongres. Kemudian, peserta Kongres menyepakati pencabutan Statuta tahun 2022, dan mengesahkan Statuta tahun 2025. Kemudian, sidang yang dipimpin oleh Ketua PSSI Kabupaten Bintan Arwan ini mengesahkan dan keabsahan voter PSSI Kabupaten Bintan tahun 2025.
“Dengan ini kita sahkan, ada delapan klub yang menjadi Anggota Baru PSSI Kabupaten Bintan. Dengan demikian, voter atau klub yang menjadi Anggota PSSI Kabupaten Bintan sebanyak 32 PS/PO,” kata Arwan dalam sidang kongres tersebut.
Berikut daftar delapan klub Anggota PSSI Kabupaten Bintan yang disahkan pada Kongres Biasa tahun 2025:
1, Pormal FC
2, Pormabes FC
3, PS Mapur
4, Renjong FC
5, AJM Family FC
6, Movistar Rebbon FC
7, PS Tanjung Elong
8, Topsela FC
Dalam Kongres Biasa PSSI Kabupaten Bintan tersebut juga dibahas sejumlah program yang menjadi usulan peserta. Antara lain tentang hal-hal yang melanggar komisi disiplin (Komdis) dalam pertandingan Tarkam. Program dalam pembinaan sekolah sepak bola (SSB). Program kompetisi Bupati Cup Bintan hingga persiapan atlet untuk menghadapi Popda Kepri tahun 2026, dan Porprov Kepri pada tahun 2026 mendatang.
Sebelumnya, Arwan menjelaskan, Kongres Biasa PSSI Kabupaten Bintan dilaksanakan pada awal Desember 2025 ini, karena menunggu Kongres Biasa PSSI Provinsi Kepri. Selama ini, PSSI Kabupaten Bintan telah melaksanakan 22 kegiatan kompetisi sepak bola Tarkam dan usia dini. Kompetisi sepak bola ini dilaksanakan di desa masing-masing wilayah Kabupaten Bintan.
“Terima kasih kepada pemerintah desa yang melaksanakan Tarkam maupun kompetisi usia dini, melalui anggaran desa. Kegiatan tersebut untuk pembinaan dan pengembangan olahraga sepak bola,” jelas Arwan.
“Selain itu, kita juga sudah melaksanakan pelatihan wasit dan pelatih. Sudah ada 30 wasit berlisensi D di Bintan. Di Bintan juga sudah memiliki pelatih yang berlisensi AFC dan pelatih berlisensi C dan B. Termasuk untuk wasit dan pelatih futsal. Tahun 2026, kita akan mempersiapkan tim Popda dan tim Porprov,” tambahnya.
Popda dan Porprov Kepri Tahun 2026
Aris Yulianto Anggota Komite Eksekutif PSSI Provinsi Kepri menyampaikan salam H Ansar Ahmad selaku Ketua PSSI Kepri. PSSI Kepri berharap, Kongres Biasa PSSI Kabupaten Bintan ini menjadi momen silaturahmi pecinta sepak bola. PSSI Kabupaten Bintan diharapkan melaksanakan program yang memicu perkembangan sepak bola.
“Tahun 2026 ada dua event besar di Kepri. Yaitu, Popda Kepri tahun 2026 di Karimun. Dan Porprov Kepri tahun 2026 di Tanjungpinang. Cabor sepak bola menjadi perhatian kita bersama dalam event Porprov Kepri nanti. PSSI Kepri menargetkan, cabor sepak bola lolos PON 2028 di NTB-NTT, pada saat pelaksanaan Porwil tahun 2027 nanti,” tegas Aris Yulianto.
“Dan akhir Januari 2026 nanti, kita akan melaksanakan kompetisi Liga 4 Provinsi Kepri di Karimun. Itu agenda utama yang kita hadapi di tahun 2026 nanti. Klub yang tidak mengikuti Liga 4 Provinsi Kepri, keanggotaannya akan dicabut,” tutup Aris Yulianto.

Kadispora Bintan Alfeni Harmi menyampaikan, Bupati Bintan Roby Kurniawan sudah menetapkan bahwa Kabupaten Bintan akan mengikuti Popda Kepri tahun 2026 di Karimun, dan Porprov Kepri tahun 2026 di Tanjungpinang. Pada dua event tersebut, cabor sepak bola menjadi andalan Kabupaten Bintan untuk bersaing meraih prestasi dengan daerah lain.
“Popda Kepri tahun 2026 di Karimun akan menjadi ranah Dispora. Untuk Porprov Kepri di Tanjungpinang, KONI yang akan mempersiapkannya. Nah, untuk Popda 2026 nanti, pengurus cabor di Bintan akan kita libatkan. Kolaborasi untuk penetapan pelatih dan ofisial. Nah, siap-siap la untuk PSSI Kabupaten Bintan. Yang tahu tentang atlet, itu kan dari PSSI nantinya,” demikian pesan Alfeni Harmi. (yen)
Editor: Sigik RS
