banner 728x90
IS warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang memberikan penjelasan tentang persoalan dirinya dengan Kepala KPLP Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang. F- ist

Dituding Melakukan Tak Manusiawi, WBP: Saya dan Kepala KPLP Lapas Salah Paham Saja

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – IS seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) angkat bicara mengenai tudingan perlakuan tak manusiawi terhadap Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang Syahrinaldi terhadap dirinya. Menurut IS, informasi yang tersebar di luar Lapas tersebut melalui media massa, terkesan dirinya dengan Kepala KPLP Syahrinaldi tidak akur. Padahal, itu salah paham saja.

“Sampai hari ini, hubungan saya dengan Kepala KPLP Lapas Narkotika Tanjungpinang di Km 18 Bintan Timur, baik-baik saja. Pada saat kejadian itu (belum lama ini), hanya miskomunikasi atau salah paham saja. Tak ada masalah yang berbuntut panjang, antara saya dengan Kepala KPLP Lapas Narkotika Tanjungpinang,” tegas IS WBP Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang saat memberikan penjelasan melalui rekaman video yang diterima redaksi suaraserumpun.com, Jumat (26/9/2025) pagi.

Melalui rekaman video tersebut, IS ingin meluruskan tentang persoalan antara dirinya dengan Kepala KPLP Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, yang dituding melakukan perbuatan tidak manusiawi.

Kamis (25/9/2029), satu media massa (online) menyampaikan, berdasarkan informasi dari keluarga IS, bahwa IS tidak diperlakukan semestinya oleh Kepala KPLP Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, belum lama ini. Meski IS tidak melakukan kesalahan. Sementara, IS sedang menderita penyakit TBC dan mendapat perawatan di klinik Lapas. Tindakan tak manusiawi yang dilakukan Kepala KPLP Lapas Narkotika kepada IS tersebut, di depan klinik.

“Saya minta maaf kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan, atau yang merasa terganggu dengan penyebarluasan informasi itu. Dalam persoalan ini, saya dan Kepala KPLP Lapas Narkotika Tanjungpinang, hanya salah paham saja. Demikian keterangan saya ini. Saya mohon maaf kepada semua pihak,” tutup IS. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *