banner 728x90
Bupati Natuna Cen Sui Lan dan Gubernur Kepri Ansar Ahmad mempresentasikan pengelolaan pintu ekspor impor Pelabuhan Selat Lampa kepada Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag RI, Senin (8/9/2025). F- ist

Cen Sui Lan dan Ansar Ahmad Mempresentasikan Potensi Pintu Ekspor Impor Pelabuhan Selat Lampa ke Kemendag RI

Komentar
X
Bagikan

Jakarta, suaraserumpun.com – Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad mempresentasi potensi pintu ekspor impor Pelabuhan Selat Lampa Natuna ke Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI, Senin (8/9/2025). Kemendag RI mendukung agar Pelabuhan Selat Lampa segera menjadi pintu ekspor impor di wilayah Kabupaten Natuna, Kepri.

Langkah Bupati Natuna Cen Sui Lan menata perekonomian di Natuna mulai terlihat. Terbaru, Kemenhub RI resmi menetapkan Pelabuhan Selat Lampa berstatus pelabuhan internasional. Dengan status itu, nantinya pelabuhan dapat melayani ekspor dan impor seperti Batam.

Penetapan tertuang dalam beleid Dirjen Perhubungan Laut, Kemenhub RI, No. AL.301/II/14/DP-25 tertanggal 1 Juli 2025. Menyusul keputusan itu, Pemprov Kepri dan Pemkab Natuna beraudiensi dengan Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Kemendag RI, di Jakarta, Senin (8/9/2025).

Pertemuan lanjutan rakor sebelumnya di Gedung Daerah Tanjungpinang, 25 Agustus 2025. Hadir Gubernur Kepri dan Bupati Natuna Cen Sui Lan serta Kadisperindag Kepri dan Natuna beserta sejumlah pelaku usaha ekspor impor.

Bupati Natuna Cen Sui Lan menegaskan penetapan status pelabuhan internasional tadi tak boleh berhenti sebatas aspek administratif. Tapi, menurutnya, harus segera berlanjut percepatan aktivitas perdagangan luar negeri.

“Pelabuhan internasional harus benar-benar hidup, bukan sekadar papan nama,” tegasnya.

Sebab, menurut Cen Sui Lan, sekarang momentum mempercepat pertumbuhan ekonomi, menarik investasi sekaligus meneguhkan Natuna sebagai pintu gerbang perdagangan nasional di tapal batas NKRI.

“Karena itu, fasilitas kepabeanan, karantina, dan logistik berstandar internasional harus segera kita siapkan,” sebut Bupati Natuna Cen Sui Lan.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyebut penetapan status pelabuhan internasional mengintegrasikan Natuna ke ekosistem perdagangan internasional.

“Pasar bagi produk unggulan kita, terutama perikanan tangkap, olahan laut, dan potensi energi,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Plt Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Isy Karim mengapresiasi sinergi Pemprov dan Pemkab Natuna.

“Kementerian Perdagangan siap mendukung penyelenggaraan kegiatan ekspor-impor di Selat Lampa sesuai regulasi berlaku, baik klasifikasi komoditas maupun perizinannya,” janji dia.

Dia berjanji melaporkan hasil pertemuan tadi ke Mendag sebagai dasar penguatan kebijakan selanjutnya. Bupati cen berterima kasih atas komitmen Kemendag RI. Dengan regulasi jelas, infrastruktur memdai serta kesiapan pelaku usaha lokal, Selat Lampa menjadi katalis ekonomi perbatasan.

Selanjutnya mengerek nilai tambah komoditas lokal dan meneguhkan kehadiran negara di garis depan perbatasan. Targenya pengembangan ekosistem pelabuhan berdaya saing lewat pembangunan kawasan industri penunjang, termasuk fasilitas bongkar rmuat modern hingga penerapan teknologi informasi dalam sistem manajemen logistik nantinya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *