banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad didampingi Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura dan Bupati Karimun Iskandarsyah berdialog dengan pelajar di sela meninjau pelaksanaan MBG di SMA Negeri 1 Karimun. F- diskominfo kepri

Gubernur Kepri Meninjau MBG di Karimun, 2.118 Ibu Hamil dan Menyusui sebagai Penerima Manfaat

Komentar
X
Bagikan

Karimun, suaraserumpun.com – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karimun, Kamis (4/9/2025). Berdasarkan data, terdapat 2.118 ibu hamil dan ibu menyusui di Karimun sebagai penerima manfaat MBG tahun 2025 ini. Terdiri dari 1.644 orang ibu hamil dan 474 orang ibu menyusui.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad meninjau pelaksanaan MBG tersebut di SD Negeri 013 Karimun di Jalan Teluk Air. Dan di SMA Negeri 1 Karimun di Jalan Raja Oesman Kapling. Dalam kunjungan ini Gubernur dan Wagub Kepri didampingi Bupati Karimun Iskandarsyah, dan sejumlah Kepala OPD di lungkungan Pemprov Kepulauan Riau. Rombongan juga menyambangi Dapur SPPG di Ruko Nikolia, Jalan Oesman Kapling, yang menjadi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Karimun.

Direncanakan program MBG di Kabupaten Karimun menyasar 60.980 penerima manfaat, melalui 32 satuan pelayanan yang tersebar di 286 sekolah dengan total 21.316 siswa penerima. Dengan rinciannya terdiri dari 164 PAUD 5.513 siswa, 14 PKBM 1.058 siswa, 152 SD 28.980 siswa, 64 SMP 13.344 siswa, 27 SMA 8.450 siswa, 9 SMK 3.235 siswa dan 5 SLB 400 siswa. Selain itu, ada juga 13.610 penerima manfaat tambahan. Terdiri dari kalangan ibu hamil 1.644 orang, ibu menyusui 474 orang, dan balita non-PAUD 11.492 anak.

Secara keseluruhan, Program MBG Provinsi Kepri menargetkan 516.149 penerima manfaat melalui 253 satuan pelayanan yang tersebar di 3.354 sekolah di seluruh kabupaten/kota.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan, program MBG adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

“Program Makan Bergizi Gratis ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan pangan anak-anak kita, tetapi juga investasi masa depan. Anak-anak yang sehat dan kuat akan menjadi generasi emas yang mampu membawa Kepri lebih maju,” kata Gubernur Kepri.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad berharap pelaksanaan MBG di Karimun dan seluruh Kepri dapat berjalan konsisten dan terukur.

“Kami ingin memastikan setiap siswa, setiap ibu hamil dan menyusui, hingga balita, memperoleh gizi yang cukup. Harapan saya, program ini dapat menurunkan angka stunting, meningkatkan kualitas pendidikan, dan sekaligus menguatkan ketahanan pangan daerah,” tegasnya.

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menambahkan, program ini juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian.

“Dengan adanya dapur pelayanan gizi di setiap daerah, masyarakat ikut berpartisipasi menjaga kualitas makanan. Ini bukan hanya soal memberi makan, tetapi juga membangun budaya sehat di lingkungan keluarga dan sekolah,” ujar Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura. (ion)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *