Natuna, suaraserumpun.com – Gubernur Kepri Ansar Ahmad meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis di Batu Hitam, Ranai di akhir kunjungan kerjanya di Kabupaten Natuna, Senin (11/8/2025). Bagi Ansar Ahmad, wilayah kepulauan bukan halangan untuk Kabupaten Natuna untuk menjalankan program MBG.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan nyata Pemprov Kepri terhadap program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, yaitu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Khususnya di Kabupaten Natuna. Peninjauan SPPG untuk program MBG di Natuna itu bertujuan memastikan gizi anak-anak Indonesia terpenuhi dengan baik.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan, komitmen Pemprov Kepri untuk mengawal implementasi program MBG di seluruh wilayah, termasuk daerah-daerah yang secara geografis terpisah oleh laut seperti Kepulauan Riau.
“Karakteristik wilayah kita yang kepulauan bukan halangan. Kami berkomitmen memastikan program ini berjalan baik dan tepat sasaran, sehingga anak-anak Kepri mendapatkan asupan gizi yang cukup demi masa depan yang lebih sehat dan cerdas,” ujar Ansar Ahmad Gubernur Kepri.
Berdasarkan data yang ada, target penerima manfaat MBG di Kepri mencapai 516.149 orang, dengan Kabupaten Natuna sendiri memiliki 21.316 penerima manfaat. Untuk mendukung program ini, disiapkan 253 Satuan Pelayanan MBG di seluruh Kepri, termasuk 19 Satuan Pelayanan di Natuna. Saat ini, sudah ada 91 Satuan Pelayanan Existing di Kepri, dan 6 di antaranya berada di Natuna.
Program MBG juga menjangkau 3.354 sekolah di Kepri (termasuk 286 sekolah di Natuna) dengan total peserta didik sesuai target penerima manfaat. Selain anak sekolah, program ini juga menyasar kelompok ibu hamil dan ibu bersalin. Di Kepri, terdapat 10.834 ibu hamil dan 9.474 ibu bersalin yang menjadi penerima manfaat, sementara di Natuna terdapat 414 ibu hamil dan 319 ibu bersalin.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga pihak sekolah yang membantu pelaksanaan program ini.
“Program ini tidak hanya tentang makanan, tetapi tentang membangun generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan kuat,” tutup Ansar Ahmad didampingi Bupati Natuna Cen Sui Lan. (yen)
Editor: Sigik RS
