Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menangis pada tablig akbar peringatan Muharam 1447 hijriah dan penggalangan dana peduli umat Muslim Palestina. Tablig akbar dan penggalangan dana peduli Palestina ini digelar di Lapangan Pamedan Jalan Ahmad Yani, Tanjungpinang, Minggu (20/7/2025).
Ribuan warga Tanjungpinang memadati Lapangan Pamedan untuk mengikuti acara Semarak Muharam 1447 hijriah yang dirangkaikan dengan tablig akbar serta penggalangan dana Peduli Palestina tersebut. Acara sosial kemanusiaan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad didampingi Ketua TP-PKK Kepri Hj Dewi Kumalasari.
Aksi kemanusiaan ini turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Provinsi Kepri sekaligus Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri Hj Dewi Kumalasari, Asisten, Staf Ahli dan OPD Provinsi Kepri, Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Agus Djurianto, Kepala Kemenag Tanjungpinang, Baznaz Tanjungpinang, MUI Tanjungpinang serta BKMT Kota Tanjungpinang.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Tim Tanjungpinang Peduli Palestina. Kegiatan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian masyarakat Kepri terhadap penderitaan rakyat Palestina yang hingga kini masih dibombardir oleh zionis Israel. Gubernur Kepri Ansar Ahmad pun menangis dan mendoakan bagi umat Muslim di Palestina.
Dalam sambutannya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengapresiasi kepada semua pihak yang telah menginisiasi kegiatan kemanusiaan ini. Gubernur Kepri mengatakan, dukungan terhadap Palestina adalah bagian dari komitmen sejarah dan moral bangsa Indonesia.
“Kita tidak boleh melupakan bahwa Palestina adalah salah satu negara yang paling awal mendukung kemerdekaan Indonesia. Bahkan sebelum Indonesia merdeka, tokoh Palestina seperti KH Muhammad Amin Al-Husaini sudah menyuarakan dukungan penuh bagi bangsa kita,” ujar Ansar Ahmad.
Gubernur Kepri juga mengecam keras agresi Israel yang terus menimbulkan ribuan korban jiwa, terutama perempuan dan anak-anak. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Palestina yang dirilis OCHA PBB pada 16 Juli 2025, jumlah korban tewas di Gaza telah mencapai 50.857 orang.
Dalam kesempatan tersebut, Ansar Ahmad turut menyerahkan donasi pribadi sebesar Rp50 juta bersama istri, serta donasi senilai Rp60 juta yang dikumpulkan pada peringatan 1 Muharram lalu. Gubernur Kepri mengajak jajaran Pemprov Kepri dan instansi vertikal lainnya untuk ikut memberikan bantuan kemanusiaan.
“Kalau kita tidak bisa bantu dengan harta, bantu dengan doa. Tapi jika kita mampu, berikan yang terbaik. Jangan diam. Karena diam berarti andil dalam kezaliman,” tutur Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Penceramah kondang, Ustaz Derry Sulaiman saat menyampaikan tausiyah, mengajak jemaah untuk merenungi penderitaan rakyat Palestina dan tidak menjadi bagian dari kezaliman dengan bersikap diam.
“Apa pun yang kita punya, berikan yang terbaik untuk Palestina. Kalau punya harta, berikan. Kalau tidak, panjatkan doa. Minimal doa,” seru Derry yang disambut takbir para hadirin.
Ustaz Derry juga mengungkapkan bahwa tragedi di Gaza telah membuka mata dunia terhadap keteguhan iman rakyat Palestina, yang justru membuat banyak orang di belahan dunia memeluk Islam.
Acara ditutup dengan lelang amal sebagai bagian dari penggalangan dana, termasuk lukisan karya Ustadz Derry Sulaiman, tanjak khas Melayu bermotif Palestina, serta jilbab edisi khusus Palestina. Donasi yang terkumpul sepenuhnya akan disalurkan melalui rekening resmi Baznas Kota Tanjungpinang ke rakyat Palestina. (yen)
Editor: Sigik RS
