Bintan, suaraserumpun.com – KPU Bintan menghabiskan dana lebih Rp11 miliar untuk penyelenggaraan Pilkada 2024 Bintan. Meski demikian, KPU Bintan masih mengembalikan anggaran Rp3,4 miliar ke kas daerah.
Laporan tersebut disampaikan pada saat Bupati Bintan Roby Kurniawan menyambut kedatangan rombongan KPU Bintan dan Bawaslu Bintan untuk menyampaikan laporan penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Dimulai dari tahapan perencanaan, Pemkab Bintan bersama KPU dan Bawaslu menyusun rangkaian kegiatan yang akan dilakukan.
Selanjutnya masuk pada tahapan penyelenggaraan yang sudah mencapai puncaknya pada saat Pleno Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Bintan terpilih. Hari ini sebagai tahapan akhir dilakukan pelaporan.
Bupati Bintan Roby Kurniawan mengapresiasi dan berterima kasih kepada KPU dan Bawaslu Bintan yang sukses menyelenggarakan pesta demokrasi. Bupati Bintan menilai kesuksesan Pileg (Pemilihan Legislatif) dan Pilpres (Pemilihan Presiden) yang dilaksanakan sebelumnya, menjadi catatan baik yang patut dipertahankan.
“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan sukses,” ungkap Roby Kurniawan di Ruang Rapat II Kantor Bupati Bintan, pusat pemerintahan Bandar Seri Bentan, Senin (5/5/2025).
Ketua KPU Bintan Haris Daulay melaporkan, pemerintah daerah menghibahkan dana sebesar Rp15 miliar untuk penyelenggaraan Pilkada 2025. Dana tersebut direalisasikan hampir Rp11,6 miliar. Hal ini merupakan hasil efesiensi berdasarkan kondisi lapangan.
Haris menjelaskan, banyak anggaran yang bisa dihemat, seperti sewa kendaraan yang sudah ditanggung APBN, biaya debat calon yang dijadwalkan 4 kali namun bisa dilaksanakan satu kali karena hanya 1 Paslon. Ditambah biaya pesawat yang dipersiapkan untuk pengiriman logistik ke Kecamatan Tambelan, apabila kondisi tidak memungkinkan menggunakan kapal laut.
“Dari keseluruhan, sisa anggaran kurang lebih Rp3,4 miliar telah dikembalikan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD),” sebut Haris Daulay.
Bawaslu Bintan dalam laporannya dijelaskan bahwa dana hibah sebesar Rp7,2 miliar telah dilakukan realisasi mencapai 99,63 persen. Sisanya juga telah disetorkan ke RKUD. Dijelaskan bahwa Bawaslu dalam hal ini tetap melakukan fungsi pengawasannya meskipun terhadap satu Pasangan Calon.
Menanggapi semua laporan tersebut, Bupati Bintan Roby Kurniawan berteri makasih dan mengingatkan kembali agar kehati-hatian dalam pelaporan harus menjadi perhatian. Dirinya ingin kesuksesan yang diraih tidak hanya tentang kondisi di lapangan. Namun juga sejalan dengan progres administrasi dan birokrasi yang harus dijalani.
“Setelah semua laporan selesai, kami berharap kolaborasi ini terus berjalan dan semakin baik ke depan. Pemerintah daerah, KPU dan Bawaslu serta unsur terkait lainnya, kita satu kesatuan yang memang harus saling bersinergi,” demikian Roby Kurniawan Bupati Bintan. (yen)
Editor: Sigik RS
