banner 728x90
M Rofik Direktur PT BIS didampingi Komisaris Hafizar memberikan- keterangan pers rencana penyesuaian tarif sewa toko dan kios di bawah Hotel Tanjungpinang Jaya, Jumat (28/3/2025). F- yen/suaraserumpun.com

Tarif Sewa Toko Bawah Hotel Tanjungpinang Jaya Bakal Naik, Mengacu Appraisal KPKNL

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Tarif sewa toko dan kios di bawah Hotel Tanjungpinang Jaya, di Jalan Pos, Kota Tanjungpinang, yang dikelola PT Bintan Inti Sukses (BIS) (Perseroda) bakal naik. Kenaikan tarif sewa toko dan kios tersebut akan mengacu pada appraisal Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Mulai diberlakukan pertengahan tahun 2025 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Direktur PT BIS Mukhamad Rofik kepada wartawan di sela kegiatan berbuka bersama manajemen PT BIS dengan insan pers di Km 8 Tanjungpinang, Jumat (28/3/2025).

M Rofik mengatakan, untuk toko atau kios yang tidak tercapai harga sewa sesuai appraisal KPKNI, maka dilakukan penawaran terbuka. Penawaran tertinggi ditetapkan sebagai terpilih.

“Pada penawaran terbuka, pedagang yang saat ini menempati toko dan kios, sebagai calon penyewa prioritas. Sedangkan masyarakat umum yang berminat masuk dalam calon penyewa umum,” ujar Rofik.

Pemberlakuan tarif sewa dengan mengacu pada appraisal KPKNL ini, lanjutnya, akan diterapkan pada tempat-tempat usaha lainnya yang dikelola PT BIS.

“Secara bertahap akan kita terapkan,” ungkapnya.

Komisaris PT BIS Hafizar menambahkan, dengan penerapan tarif sewa mengikuti appraisal KPKNL diharapkan menambah pendapatan PT BIS pada tahun-tahun mendatang. Sedangkan dipilihnya KPKNL sebagai penilai aset, dikarenakan salah satu tugas dan fungsi KPKNL adalah penilaian aset negara atau daerah.

“KPKNL merupakan penilai kekayaan negara yang wajar, yang dapat dijadikan acuan dalam berbagai keperluan.” kata Hafizar.

Hafizar menambahkan, nantinya seluruh tarif sewa aset seperti meja pasar, kios dan ruko yang dikelola PT BIS juga akan dilakukan appraisal oleh KPKNL dan akan diperlakukan sama.

“Di daerah tersebut ada lebih kurang 100 toko dan kios,” sebutnya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *