banner 728x90
Pembina DWP Kepri Hj Dewi Kumalasari menyampaikan sambutan pada saat mengikuti webinar tarhib Ramadan 1446 hijriah yang digelar RSJKO EHD Kepri tentang depresi dan gangguan jiwa pada remaja, Rabu (26/2/2025). F- ist

2,45 Juta Remaja Mengalami Gangguan Jiwa, DWP RSJKO EHD Kepri Gelar Webinar Tarhib Ramadan

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud (EHD) Provinsi Kepulauan Riau menggelar webinar Tarhib Ramadhan bertema “Cegah Depresi, Sambut Ramadhan dengan Semangat Baru”. Kegiatan ini diselenggarakan secara virtual melalui Zoom Meeting, Rabu (26/2/2025). Di Indonesia, 2,45 juta remaja mengalami gangguan jiwa.

Webinar ini menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya, antara lain Direktur RSJKO EHD Kepri dr Asep Guntur Sapari, Ketua Yayasan Rumah Sahabat Qur’an Batam Afifatun Nisa, serta dr Lina Budiyanti, spesialis jiwa anak dan remaja. Acara ini dimoderatori oleh Ns Erion dan diikuti oleh berbagai peserta dari kalangan tenaga kesehatan, anggota DWP, serta para siswa-siswi yang mengikuti webminar ini.

Ketua DWP RSJKO EHD Kepri dr Sandra Nora mengungkapkan, permasalahan kesehatan mental di kalangan remaja merupakan tantangan besar bagi pembangunan bangsa. Ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap meningkatnya permasalahan kesehatan mental di kalangan remaja di Indonesia. Saat ini, sekitar 15,5 juta remaja di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental. 2,45 juta di antaranya adalah orang dengan gangguan jiwa.

“Dengan kondisi seperti ini, tentu menjadi tantangan besar bagi pembangunan negara kita. Terutama dalam mencapai bonus demografi dan mewujudkan Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, DWP RSJKO EHD berkomitmen untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Termasuk melalui program-program edukasi seperti webinar ini,” ujar dr Sandra Nora.

Pembina DWP Provinsi Kepulauan Riau, Hj Dewi Kumalasari Ansar, turut serta dalam webinar ini dari kediamannya di Jalan Peralatan Batu 7, Tanjungpinang. Hj Dewi Kumalasari menyatakan, pentingnya kesiapan mental dan spiritual dalam menyambut bulan suci Ramadan 1446 hijriah.

“Tarhib Ramadhan adalah cara kita menyambut bulan suci dengan kesiapan lahir dan batin, serta hati yang penuh kebahagiaan. Persiapan ini penting agar kita tidak melewatkan kesempatan besar dalam meraih pahala dan keberkahan Ramadhan,” ujar Dewi Kumalasari Ansar.

Dewi Kumalasari Ansar mengapresiasi kepada DWP RSJKO Kepri atas penyelenggaraan webinar ini yang dinilainya sangat bermanfaat, terutama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, terkhususnya bagi para pelajar mengenai pentingnya kesehatan mental.

“Oleh karena itu, webinar ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya bagi para pelajar tentang kesehatan mental, terutama dalam kaitannya dengan persiapan menyambut Ramadhan,” imbuhnya.

Dewi Kumalasari Ansar juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental menjelang Ramadan. Menurutnya, depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang bisa dipicu oleh berbagai faktor, seperti biologis, genetik, lingkungan dan kesehatan.

“Saya yakin webinar ini sangat menarik untuk diikuti karena banyak ilmu yang akan kita dapatkan. Oleh karena itu, mari kita sukseskan webinar ini dengan baik dan mengimplementasikan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, menjelang Ramadhan, mari kita bekali diri dengan ilmu tentang puasa agar ibadah kita lebih baik dan bermakna,” tambahnya.

Dewi Kumalasari mengajak seluruh anggota DWP Kepulauan Riau untuk terus meningkatkan peran dalam aksi sosial dan mendukung pembangunan masyarakat.

“Dharma Wanita Persatuan memiliki peran penting dalam mendukung para suami yang bertugas sebagai aparatur sipil negara. Selain itu, mari kita tingkatkan kegiatan sosial yang tidak hanya ditujukan bagi pegawai di lingkungan kerja kita, tetapi juga yang langsung menyentuh masyarakat. Kegiatan sosial ini akan menjadi amal jariyah dan mendatangkan pahala dari Allah SWT,” tutupnya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *