Bintan, suaraserumpun.com – Coffee morning Kapolres Bintan AKBP Yunita Stevani dengan insan pers diwarnai kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di Km 16 Toapaya Selatan, Bintan, Jumat (14/2/2025) pagi tadi. Satu unit mobil berpelat dinas TNI warna merah les kuning nopol 9286-XIII bertuliskan Denma Mabes TNI, menabrak mobil pikap yang sedang parkir, dan dua sepeda motor. Sehingga menyebabkan seorang murid SD kritis, dan dilarikan ke RSUD RAT Provinsi Kepri.
Awalnya, Kapolres Bintan AKBP Yunita Stevani SIK MSi dan jajarannya mengadakan coffee morning dengan insan pers di Kedai Kopi Ketemu Lagi di Km 16, Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya. Coffee morning silaturahmi ini dihadiri Wakapolres Bintan Kompol Eri Sujati, Kasat Lantas Polres Bintan AKP Firudin, Kasi Propam Iptu Bobby, Kasat Narkoba Iptu Davinsi JS dan sejumlah personel Polres Bintan.
Sebelum Kapolres Bintan AKBP Yunita Stevani menyampaikan sambutan, tiba-tiba terjadi kecelakaan lalu lintas di depan perumahan Citra Pelita 9, Jalan Lintas Tanjungpinang-Tanjunguban Km 16 Toapaya Selatan. Atau beberapa meter dari kedai kopi yang digunakan tempat coffee morning Kapolres Bintan dengan insan pers.
Suasana buyar, Kapolres Bintan dan jajarannya langsung melakukan penanganan tiga orang korban, serta mengamankan 1 unit mobil TNI, 1 mobil pikap dan dua sepeda motor. Dari tiga korban tersebut, seorang murid SD mengalami kondisi kritis (pingsan) akibat luka berat. Sedangkan dua orang perempuan pengendara sepeda motor matic Beat mengalami luka ringan.
“Cucu aku, tolooong,” ucap seorang korban ketika melihat cucunya (murid SD) dievakuasi oleh personel Satlantas Polres Bintan dan warga.
Kapolres Bintan AKBP Yunita Stevani meminta kepada pengendara roda empat (mobil) yang melintas di lokasi, agar segera membawa murid SD yang tidak sadar atau kritis itu ke RSUD RAT Provinsi Kepri. Kemudian, dua orang perempuan pengendara sepeda motor yang mengalami luka ringan, dibawa ke Puskesmas Toapaya.
Pengendara mobil pikap nopol BP 8607 BY mengatakan, laka lantas tersebut terjadi secara tiba-tiba.
“Saya di pinggir jalan ikut parkir dengan mobil lain, menunggu antrean beli solar. Saat mobil saya parkir, tiba-tiba dari belakang ditabrak mobil berpelat dinas itu. Mobil saya ikut terdorong ke depan. Saya kaget,” ujarnya.
“Setelah mobil saya ditabrak, bagian belakang mobil penabrak itu membanting ke tengah jalan aspal. Bagian belakang itu lah yang menghantam dua motor yang dibawa ibu-ibu itu. Ada anak SD yang dibonceng, yang tak sadarkan diri juga saat tabrakan itu,” sambungnya.
Seorang warga Toapaya mengaku sempat melihat kejadian laka lantas mobil dinas TNI menabrak mobil pikap tersebut.
“Saya lagi duduk ngopi, lihat mobil hijau tua milik TNI itu melaju dari Tanjungpinang arah ke Uban. Posisinya agak di tengah jalan. Kan mobil yang antre mau isi solar kan banyak di pinggir jalan itu. Nah, kayaknya mobil itu mau ngelak sepeda motor yang ingin nyeberang. Tapi, mobil TNI itu malah nabrak pikap yang parkir. Dan setelah itu baru nabrak motor ibu-ibu itu. Air bag mobil TNI tu sampai menggelumbung habis tabrakan, itu tandanya laju bawanya,” jelas seorang sumber di lokasi kejadian.
Usai kecelakaan lalu lintas tersebut, Kapolres Bintan AKBP Yunita Stevani SIK MSi dan Kasat Lantas Polres Bintan AKP Firudin langsung mengamankan 2 unit mobil dan dua sepeda motor.

“Iya, dalam kejadian laka ini diduga 1 mobil dari instansi TNI dengan 2 orang pengendara. Kemudian, 1 mobil pikap dengan 1 orang pengemudi, dan 2 sepeda motor dengan tiga orang yang mengalami luka,” sebut Kapolres Bintan.
“Kita masih olah TKP dan mengumpulkan data-data seperti apa kronologinya. Anak SD yang jadi korban luka berat, dilarikan ke RSUD RAT Provinsi Kepri di Km 8 Tanjungpinang. Kalau ibu-ibu tadi, dibawa ke Puskesmas. Semua kendaraan dibawa ke Mapolres Bintan, di Bintan Buyu,” tutup Kapolres Bintan. (yen)
Editor: Sigik RS
