Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Kepri baru saja mengikuti rapat kerja nasional (Rakernas) PP Pelti, 18-20 Januari 2025 lalu. Dari hasil Rakernas tersebut, Pengrov Pelti Kepri menyarankan pemerintah untuk mendorong dibukanya sport science (sains) atau ilmu olahraga di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang dan Politeknik Negeri Batam.
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Pusat Pelti dilaksanakan di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (18/1/2025) sampai dengan Senin (20/1/2025). Rakernas PP Pelti ini dibuka oleh Menpora RI Dito Ariotedjo. Selain Ketum PP Pelti Nurdin Halid, Rakernas ini dihadiri Pengurus Provinsi (Pengprov) Pelti se-Indonesia. Termasuk dari Pengprov Pelti Kepri. Ketua Umum Pengprov Pelti Kepri Drs Khazalik diwakili oleh Ketua Harian Eko Prihananto, Sekjen Afdal serta Medison.
Pada sambutannya, Menpora RI Dito Ariotedjo berharap kepada Ketum PP Pelti Nurdin Halid bisa meningkatkan mutu dan pembinaan atlet secara merata. Sehingga nantinya bisa menciptakan prestasi olahraga tenis yang mendunia.
“Apresiasi terhadap pak ketum hampir setiap hari koordinasi untuk menguatkan tenis dan Pelti. Saya menyambut baik agar bagaimana tenis Indonesia ini bisa mendunia,” tegas Menpora RI Dito Ariotedjo.
Pada kesempatan tersebut, Ketua PP Pelti Nurdin Halid menyatakan, PP Pelti akan meningkatkan prestasi tenis Indonesia di level dunia. Beberapa program bakal dilakukan untuk mencapai target tersebut.
“Target puncak kita adalah bisa tampil di Olimpiade 2032. Industri akan kita kembangkan, begitu juga kompetisi. Kita juga akan membuat perencanaan sport science di sepuluh wilayah dan bekerja sama dengan Ikatan Sarjana Olahraga Indonesia dan rektor. Tentu dukungan pemerintah sangat dibutuhkan,” sebut Nurdin Halid.

Sport Science di Kepri
Hasil Rakernas PP Pelti tersebut menjadi dasar bagi Pengprov Pelti Kepri untuk menjalankan program jangka panjang ke depan. Terutama dalam pembinaan prestasi cabang olahraga tenis.
“Kita mendukung penuh program yang disampaikan Ketum Nurdin Halid pada Rakernas itu. Terutama untuk sport science di sepuluh wilayah pada 14 universitas negeri di Indonesia itu. Untuk di Kepri sendiri, kita menyarankan kepada pemerintah agar mendorong untuk membuka ilmu olahraga (sport science) di UMRAH Tanjungpinang dan Politeknik Negeri Batam,” kata Khazalik Ketua Umum Pengprov Pelti Kepri, saat memberikan keterangan pers di Tanjungpinang, Jumat (24/1/2025) siang.
Dalam jumpa pers tersebut, Khazalik didampingi Ketua Harian Pengprov Pelti Kepri Eko Prihananto, Sekjen Afdal, Humas Sapril Sembiring dan sejumlah pengurus Pelti Kepri lainnya.
Khazalik menerangkan, sport science sudah sepantasnya dibuka pada universitas negeri di Provinsi Kepri. Sebab, potensi SDM di Kepri untuk atlet muda berbakat, cukup banyak. Khususnya untuk cabang olahraga (Cabor) tenis lapangan.
“Untuk peningkatan prestasi, sudah saatnya universita negeri di Kepri membuka sport science atau ilmu olahraga itu. Hal ini, akan menjadi satu dari beberapa program prioritas kami di Pelti Kepri, untuk dibahas dalam Rakerda pada awal Februari nanti,” ucap Khazalik. (yen)
Editor: Sigik RS
