banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersedih saat meninjau lokasi dan memantau evakuasi korban longsor di Tiban Koperasi, Kota Batam, Senin (13/1/2025) kemarin. F- diskominfo kepri

Ansar Ahmad dan Amsakar Turut Memantau Evakuasi Korban Longsor di Tiban Koperasi Batam

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad didampingi Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad meninjau lokasi longsor di Tiban Koperasi, Sekupang, Batam, Senin (13/1/2025) kemarin. Ansar Ahmad dan Amsakar turut memantau proses evakuasi korban longsor di Tiban Koperasi, Kota Batam tersebut.

Musibah longsor terjadi di Tiban Koperasi pada pukul 01.30 WIB dikarenakan intensitas hujan dengan curah tinggi yang mengguyur Kota Batam. Hujan berturut selama 4 hari ini mengakibatkan 5 rumah mengalami rusak parah dan menimbulkan korban luka maupun korban jiwa.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad di lokasi bencana menyampaikan rasa duka citanya kepada kekuarga korban. Ansar Ahmad turut memantau proses evakuasi korban dan pembersihan tanah yang longsor.

“Kita sangat prihatin dan turut berduka cita. Semoga para korban yang meninggal dunia diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan, pentingnya mitigasi bencana untuk mencegah kejadian seperti ini terjadi kembali di masa depan.

“Kita bersama Pak Wali Kota, Polda, dan pihak terkait akan terus berkoordinasi. Mitigasi itu sangat penting, terutama karena banyak masyarakat kita yang tinggal di lereng bukit seperti ini,” ucapnya.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, pihaknya akan memberikan bantuan kepada korban longsor. Menurutnya pasca evakuasi selesai BPBD akan membantu perhitungan kerugian korban. Pemerintah juga akan segera menyalurkan bantuan tersebut.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad meninjau proses evakuasi korban dan pembersihan lokasi longsor di Tiban Koperasi, Kota Batam. F- ist

“Sama seperti tahun lalu pemerintah juga pernah memberikan bantuan kepada korban bencana di Kepri, yang besarannya hingga Rp75 juta sampai Rp150 juta, tergantung kerugian korban,” kata Ansar Ahmad.

“Soal tempat tinggal, nanti Pemkot Batam sesuai kebijakan yang menentukan apakah masih boleh membangun kembali di lokasi ini,” tutup Ansar Ahmad Gubernur Kepri. (adv)

Editor: Sigik RS, Foto: Diskominfo Kepri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *