Bintan, suaraserumpun.com – Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan turut dilanda bencana akibat cuaca ekstrem selama tiga hari berturut, Jumat (10/1/2025) hingga Minggu (12/1/2025). Untuk sementara ini, sudah terdata 53 KK warga Tambelan yang terkena banjir dan tanah longsor.
Asmawi Camat Tambelan menyampaikan, sejumlah fasilitas umum seperti tempat ibadah terkena dampak banjir, akibat curah hujan yang tinggi, sejak Jumat (10/1/2025) lalu. Bahkan ada beberapa rumah warga yang terkena dampak tanah longsor.
“Batu miring di masjid juga roboh akibat tanah longsor,” ujar Asmawi saat dihubungi, Senin (13/1/2025).
Asmawi menyebutkan, saat ini tim gabungan di Kecamatan Tambelan, masih melakukan pendataan warga maupun fasilitas umum yang terdampak banjir dan tanah longsor di Tambelan. Untuk sementara, di Kelurahan Teluk Sekuni terdapat 12 KK warga yang kena banjir dan tanah longsor. Di Desa Batu Lepuk terdata 7 KK, di Desa Kampung Melayu 28 KK yang terdampak. Serta 6 KK warga yang terdampak banjir.
“Desa Kukup belum masuk laporannya, masih pendataan. Data yang sudah masuk ke kami, 52 KK warga Tambelan yang kena banjir dan tanah longsor itu. Tidak ada korban jiwa,” kata Asmawi. (yen)
Editor: Sigik RS
