banner 728x90
Asy Syukri Kepala DKUPP Bintan memberikan penjelasan tentang penyebab kelangkaan gas elpiji di Tanjunguban dan sekitarnya. F- yen/suaraserumpun.com

Asy Syukri: Pasokan Gas Mulai Lancar, Agen MCAM Tak Dapat Jatah dari SPPBE

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Kepala DKUPP Bintan Asy Syukri menyatakan, pihaknya sudah melakukan evaluasi terkait dengan kelangkaan gas melon atau gas bersubsidi ukuran 3 kilogram di Tanjunguban dan sekitarnya. Dari hasil evaluasi, kelangkaan gas yang terjadi pada Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 itu disebabkan, karena agen MCAM tidak mendapat jatah dari SPPBE.

“Jadi, dari keterangan pihak agen MCAM, mereka tak dapat jatah dari SPPBE pada liburan Natal, dan beberapa hari menjelang Tahun Baru 2025 itu. Sedangkan empat agen lainnya, dapat jatah pasokan gas pada liburan itu,” ujar Asy Syukri saat memberikan keterangan, Rabu (8/1/2025) siang.

Di Bintan, jelas Asy Syukri, ada lima agen penyalur gas elpiji. Namun pada saat liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 lalu, agen MCAM tidak diberikan jatah pengiriman gas dari pihak SPPBE. Sedangkan empat agen lainnya diberikan kuota atau jatah gas melon dari Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE).

“Itu keterangan yang kami terima dari pihak agen MCAM. Kami pun heran, kenapa agen MCAM tak dapat jatah dari SPPBE saat liburan itu. Empat agen lainnya dapat. Sehingga, ada sekitar 12 LO dengan asumsi dua kali pengiriman jatah buat agen MCAM, yang tidak tersebar di Tanjunguban dan sekitarnya. Hal ini yang menimbulkan kepanikan atau buying bagi masyarakat di Tanjunguban, dan menyebabkan kelangkaan gas melon, sampai Senin (6/1/2025) lalu,” jelasnya.

“Kami masih melakukan pendalaman soal ini. Yang jelas, mulai Selasa (7/12/2025) kemarin, pasokan gas mulai lancar seperti biasanya. Agen MCAM pun sudah diberikan kuota seperti biasanya. Tak ada masalah lagi la,” sambung Asy Syukri. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *