banner 728x90
Haris Daulay Ketua KPU Bintan didampingi komisioner memberikan keterangan pers hasil perolehan suara dan partisipasi pemilih Bintan pada Pilkada 2024 di Kabupaten Bintan. F- yen/suaraserumpun.com

51 Ribuan Warga Bintan Apatis Mencoblos Saat Pilkada 2024

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Tak cuma di Kota Batam dan daerah lain. 51 ribuan warga Bintan pun apatis (tak peduli, acuh) mencoblos pada saat Pilkada 2024. Akibatnya, tingkat partisipasi pemilih di Bintan turun drastis.

Jumat (6/12/2024), KPU Bintan menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kabupaten pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), sekaligus Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bintan di Bintan Agro Beach Resort. Pada waktu yang sama, KPU Bintan juga menetapkan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bintan tahun 2024.

Dari rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pilkada 2024 pada rapat pleno KPU Bintan tersebut ditetapkan, untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) jumlah DPT di Kabupaten Bintan sebanyak 126.709. Dari jumlah tersebut, hanya 75.664 pemilih yang terdata pada DPT yang mencoblos.

Tapi untuk keseluruhan pemilih yang mencoblos untuk Pilgub, sebanyak 76.417 pemilih. Sudah termasuk pemilih tambahan maupun pindah pilih. Berarti ada 51.045 warga Bintan yang terdata pada DPT yang tidak mencoblos atau apatis.

Untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri di Kabupaten Bintan, pasangan Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura memperoleh 41.109 suara di Kabupaten Bintan. Sedangkan H Muhammad Rudi dan Aunur Rafiq meraih 31.503 suara. Dengan jumlah surat suara sah sebanyak 72.612 suara. Sedangkan surat suara tidak sah sebanyak 3.805.

Untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bintan, DPT sebanyak 126.709. Warga yang terdata pada DPT yang memilih sebanyak 75.134. Sedangkan jumlah pemilih termasuk tambahan, khusus dan pindah pilih sebanyak 75.793 pemilih. Dari perbandingan tersebut, terdapat 51.575 warga Bintan yang terdata pada DPT yang tidak menggunakan hak suaranya atau apatis mencoblos pada Pilkada 2024, Rabu (27/11/2024) lalu.

Pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bintan, pasangan Roby Kurniawa dan Deby Maryanti (Roby-Deby) memperoleh 49.430 suara. Sedangkan kotak kosong atau kolom kosong sebanyak 22.949 suara. Dengan jumlah surat suara sah 72.379. Surat suara tak sah 3.414. Total pemilih 75.793.

“Iya, ada penurunan partisipatif yang signifikan pada Pilkada 2024 ini, dibandingkan Pilkada 2020 lalu. Maupun dibandingkan Pileg 2024 lalu. Jumlah pemilih yang ada di DPT, tapi tak mencoblos itu 51 ribuan lebih,” sebut Haris Daulay Ketua KPU Bintan saat memberikan keterangan pers didampingi Komisioner KPU Bintan, Jumat (6/12/2024).

Haris Daulay menyampaikan, partisipasi pemilih pada Pilkada 2024 hampir semua daerah secara nasional, turun. Sama di Kepri, turun di semua daerah.

“Boleh cek la. Di Batam, Tanjungpinang, Lingga, Natuna, Anambas sampai Karimun, turun semua tingkat partisipatif di Pilkada ini,” kata Haris Daulay.

Menurut Haris Daulay, penurunan partisipatif di Bintan disebabkan karena hujan di seluruh wilayah Bintan.

“60,22 persen untuk partisipatif Pemilihan Gubernur Kepri di Bintan. Termasuk dengan satu pasangan calon di Bintan. Tapi kami bersyukur. Dengan satu pasangan calon, Pilkada Bintan itu 59,73 persen,” sebutnya.

“Kalau jumlah warga Bintan yang tidak memilih itu, ya di angka 51 ribuan,” tutup Haris Daulay. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *