Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Tak sedikit warga Kota Batam dan warga Kota Tanjungpinang yang prihatin, ketika menemukan baliho dan spanduk Calon Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1 Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura dirusak orang tak dikenal. Begitu juga dengan baliho maupun spanduk alat peraga kampanye Amsakar Achmad dan Li Claudia pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam yang dirusak.
“Kalau di Tanjungpinang, itu cuma baliho dan spanduk Ansar-Nyanyang yang dirusak. Yang paling banyak dirusak itu di Jalan Panglima Dompak. Bahkan di pertigaan MAN kawasan Pamedan, ada juga yang dirusak. Anehnya, baliho atau spanduk Pak Ansar rusak, sedangkan pasangan yang sebelahnya mulus,” ujar Agus seorang warga Tanjungpinang, Jumat (22/11/2024).
Agus mengungkapkan, baliho maupun spanduk pasangan Ansar-Nyanyang yang dirusak itu, mayoritas tulisan nomor urut 1 serta nama dan gambar Ansar-Ahmad yang dihilangkan atau dibolongi.
“Pelaku itu orang berhati busuk. Atau orang yang menyuruhnya yang berhati busuk terhadap Pak Ansar si pemimpin yang paham dengan agama ini. Prihatin kita melihatnya. Mudah-mudahan Allah subhanahu wa ta’ala berkehendak terhadap Pak Ansar Ahmad menjadi pemimpin Kepri ke depan,” ucap Agus.
“Awalnya saya bingung mau pilih siapa. Tapi karena perbuatan orang zalim yang sengaja merusak baliho dan spanduk itu, saya akan pilih Pak Ansar. Semoga Allah merestui orang yang dizalimi seperti Pak Ansar Ahmad menjadi Gubernur Kepri ke depan,” tambahnya.
Di Kota Batam
Di Kota Batam, puluhan baliho berukuran tinggi 2,5 meter lebar 1,5 meter milik pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Ansar Ahmad-Nyanyang Haris Pratamura (SAYANG) dan Paslon Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Ahmad-Li Claudia Chandra (ASLI) pun rusak.
Kerusakan baliho Paslon Ansar-Nyanyang, Amsakar-Li Claudia Chandra ditemui di sejumlah titik ruas jalan. Seperti di dekat Hotel Kaliban, Batam center gambar Ansar dan Nyanyang dipotong dari baliho yang terpasang. Wajah Ansar-Nyanyang terpotong, sedangkan gambar Presiden Prabowo Subianto tetap utuh.
Adapun baliho yang rusak ada disejumlah titik di antaranya, Batam Centre Arah Bandara-Simpang Jam, Batuampar, jalur Simpang Kabil hingga Tembesi dan masih banyak titik lainya.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Tim Relawan ASLI M Nur menyayangkan terjadinya perusakan baliho yang diduganya sebagai perbuatan yang disengaja oleh orang tidak bertanggung jawab.
“Kami dari relawan Asli Sayang menyayangkan tindakan dari siapapun itu terkait perusakan alat peraga kampanye. Sebaiknya kita menjaga Batam kondusif,” kata Nur.
“Kami melihat rusaknya bukan karena faktor alam. Tapi ada indikasi oleh tangan-tangan manusia yang tidak bertanggung jawab,” katanya kesal.
Dikatakan Nur, pihaknya saat ini melakukan pengecekan lapangan untuk mengetahui penyebab rusaknya baliho pasangan ASLI-SAYANG.
“Seluruh relawan Satgas sedang mencari pelaku pengrusakan itu dan bisa segera ditemukan,” tegasnya.
Nur juga akan membuat laporan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam sebagai bentuk protes atas terjadinya pengrusakan. Ya, kami akan laporkan itu,” pungkasnya.
Calon Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura yang menyesalkan perbuatan tidak terpuji jika memang dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab dan akan menodai nilai-nilai demokrasi.
Menurut Nyanyang, seharusnya Pilkada yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia ini dijadikan pesta demokrasi yang riang gembira, memberikan rasa nyaman dan aman.
“Seharusnya Pilkada ini dijadikan momentum pesta demokrasi yang riang gembira, penuh keceriaan. Mari kita jaga bersama keamanan dan ketertiban demi terwujudnya Pilkada damai di Provinsi Kepri,” imbau Nyanyang Haris Pratamura Calon Wakil Gubernur Kepri nomor urut 1 ini. (yen)
Editor: Sigik RS
