Bintan, suaraserumpun.com – Roby Kurniawan Calon Bupati Bintan sempat gerogi sebelum tampil pada debat publik dengan lima panelis, yang diselenggarakan KPU Bintan di Bintan Agro Beach Resort, Minggu (3/11/2024) malam tadi. Ada tiga program baru dari 44 program yang akan dijalankan pasangan Roby Kurniawan dan Deby Maryanti Calon Bupati Bintan nomor urut 1 ini. Satu di antaranya nikah gratis bagi generasi milenial yang belum pernah menikah. Wow!
KPU Bintan melaksanakan debat publik satu pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bintan, di Bintan Agro Beach Resort, Minggu (3/11/2024) malam. Debat publik ini dibagi menjadi lima segmen atau sesi. Pasangan Roby-Deby menjawab pertanyaan yang dirumuskan oleh lima orang panelis dari pakar akademik (kampus).
Lima orang panelis yang menyusun pertanyaan kepada Roby-Deby tersebut antara lain Dosen Universitas Putra Batam Dr Timbul Dompak SE MSi. Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepri Dr Muhammad Faisal MAg. Wakil Rektor Umrah Tanjungpinang Dr Suryadi SP MH. Dosen dan Wakil Rektor III Universitas Ibnu Sina Dr Sumardin SE MSi. Serta Dosen Prodi Studi Ilmu Hukum FISIP Universitas Maritim Raja Ali Haji Kepulauan Riau Marnia Rani SH MH.
Ketua KPU Bintan Haris Daulay menyampaikan, debat publik ini merupakan rangkaian Pilkada serentak 2024, bagian dari tahapan kampanye. Menurut Haris Daulay, selain penyampaian visi misi dan alat peraga kampanye, debat publik ini juga menjadi masa kampanye bagi pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bintan. Terutama dalam penyampaian program kepada masyarakat.
“Kita berharap, penyelenggaraan Pilkada di Bintan berjalan aman, tertib dan kondusif. Untuk menyukseskan Pilkada, kita mengimbau kepada seluruh masyarakat Bintan yang terdaftar sebagai pemilih, datang ke TPS tanggal 27 November 2024 mendatang. Gunakan hak pilihnya,” imbau Haris Daulay.
Debat publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Bintan pasangan Roby Kurniawan dan Deby Maryanti berlangsung lancar. Setiap sesi, Roby Kurniawan dan Deby menjawab pertanyaan panelis yang sudah disiapkan dalam amplop dengan segel. Pelbagai pertanyaan yang disampaikan panelis, dan dijawab oleh Roby Kurniawan serta Deby Maryanti.
Dalam menjawab pertanyaan dari panelis tersebut, Roby Kurniawan memaparkan program pembangunan ke depan, serta beberapa langkah yang harus dijalankan untuk menghadapi tantangan. Program yang disampaikan tersebut antara lain tentang pendidikan, kesehatan, perlindungan anak dan perempuan, sampai dengan strategi pengembangan investasi dan peluang kerja bagi anak Bintan.
Selain itu, pertanyaan juga disampaikan berdasarkan aspirasi dari masyarakat yang diakomodir KPU Bintan. Seperti pembangunan infrastruktur dan program jangka panjang.
“Kita bersyukur hidup di Bintan. Mulai dari lahir sampai meninggal, diberikan pelayanan. Begitu juga dengan pendidikan, semuanya gratis. Untuk pengembangan investasi, kita terus memberikan kemudahan kepada investor. Untuk ekonomi, kita berikan program pinjaman modal usaha tanpa bunga. Sampai dengan pengembangan event pariwisata,” jelas Roby Kurniawan.
“Sebelum debat tadi, saya sempat gerogi. Beberapa kali bolak balik toilet. Karena, kita tak tahu apa yang ditanyakan panelis,” sebut Roby Kurniawan.
Untuk pembangunan Bintan ke depan, Roby Kurniawan mengatakan, menuntaskan program yang sudah berjalan positif. Ada 44 program yang kita susun untuk pembangunan Bintan lima tahun ke depan.
“Dari sekian banyak program itu, ada yang baru untuk masyarakat. Selain program pengurusan SIM gratis bagi pelajar yang memenuhi syarat dan BLT bagi janda yang terdampak ekonomi, kami Roby-Deby juga buat program nikah gratis,” ungkapnya.
Pada kesempatan lain, Calon Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti menerangkan, program nikah gratis yang dibuat Roby-Deby ini, ditujukan kepada generasi milenial dan generasi Z yang berasal dari keluarga kurang mampu. Dengan catatan, pemuda atau pemudi yang mau nikah ini, baru pertama sekali menikah.
“Layanan nikah gratis ini berupa pengurusan administrasi dan estimasi biaya untuk tamu undangan sebanyak 40 orang. Kalau lebih, itu ditambah oleh yang bersangkutan,” demikian dijelaskan Deby Maryanti.

Mewakili tim panelis debat publik, Dr Suryadi SP MH menyampaikan, pihaknya menjamin kerahasiaan soal atau pertanyaan yang diajukan kepada pasangan Roby-Deby. Soal atau pertanyaan itu disusun tim perumus menjelang magrib, beberapa jam sebelum debat publik dilaksanakan. Pertanyaan dibuat dan disampaikan ke KPU. Soal itu dimasukan dalam amplop dengan segel.
Meski Roby-Deby membawa buku catatan, menurut Suryadi, hal itu bukan karena soal bocor. Sah-sah saja pasangan calon bupati dan wakil bupati membawa buku catatan.
“Kami yakin kerahasiaan soal yang kami susun itu terjamin. Buktinya, banyak jawaban pasangan calon bupati dan wakil bupati, yang belum sesuai keinginan kami. Itu pertama. Kedua, waktu saat menjawab pertanyaan itu, pasangan calon juga tidak pas dengan durasi yang disediakan. Ada pertanyaan yang dijawab selesai, sebelum habis waktu. Ada juga yang tak cukup waktu. Itu indikatornya, kalau pertanyaan kami itu terjaga kerahasiaannya,” tegas Suryadi. (yen)
Editor: Sigik RS
