Bintan, suaraserumpun.com – Seribuan warga Desa Malang Rapat dan sekitarnya di Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan tak meragukan misi Ansar Ahmad untuk mewujudkan pembangunan Jembatan Batam-Bintan. Justru itu, warga Desa Malang Rapat dan sekitarnya bertekad ingin memenangkan pasangan Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura (Ansar-Nyanyang) Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri nomor urut 1 pada Pilkada, 27 November 2024 mendatang.
Seribuan warga Kecamatan Gunung Kijang menghadiri kampanye Calon Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) nomor urut 1 di Desa Malang Rapat, Rabu (30/10/2024) siang. Dalam kampanye tersebut, Ansar Ahmad mantan Bupati Bintan dua periode ini didampingi Ketua DPD Partai Golkar Bintan Fiven Sumanti dan pengurus, Sekretaris DPC Partai Demokrat Bintan Winarno dan sejumlah pengurus partai politik lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Ansar Ahmad Calon Gubernur Kepri nomor urut 1 menyampaikan program pembangunan Kepri yang sudah direalisasikan. Serta keberlanjutan pembangunan dan program untuk masa lima tahun mendatang.
Satu di antara misi pembangunan yang ingin diwujudkan Ansar Ahmad itu adalah pembangunan Jembatan Batam-Bintan. Ansar Ahmad menerangkan, program pembangunan Jembatan Batam-Bintan ini sudah lama direncanakan. Namun, kata Ansar Ahmad, pada saat dirinya menjadi Anggota DPR RI, rencana pembangunan Jembatan Batam Bintan ini terus diusulkan, sekaligus melobi pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR.
Upaya mendesak pembangunan Jembatan Batam-Bintan ini berlanjut, pada saat Ansar Ahmad menjabat Gubernur Kepri sejak 3 tahun 9 bulan lalu. Kini, Pemprov Kepri selama dipimpin Ansar Ahmad, pembebasan lahan untuk pembangunan jembatan Batam-Bintan sudah dilakukan. Bahkan, studi untuk pembangunannya selesai akhir tahun ini.
“Insya Allah, tahun depan pembangunan Jembatan Batam Bintan sudah dilelang. Kebijakan ini, perlu ada selaras dengan pemerintah pusat. Saya dan Pak Nyanyang merupakan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri yang diusulkan koalisi partai yang banyak. Termasuk Partai Gerindra, partainya Pak Presiden Prabowo Subianto,” jelas Ansar Ahmad.
“Kalau kita selaras sampai ke pusat, tentu akan mudah mewujudkan pembangunan Jembatan Batam-Bintan itu. Kalau tidak sejalan dengan pusat, susah untuk mewujudkannya,” sambungnya.
Banyak keuntungan yang diperoleh masyarakat, lanjut Ansar Ahmad, jika pembangunan Jembatan Batam-Bintan terwujud. Ekonomi akan berkembang. Akses jalan Lintas Barat di Bintan akan ramai. Kunjungan wisata ke daerah Pantai Trikora akan semakin banyak. Tentunya akan memberikan dampak peningkatan ekonomi bagi masyarakat Bintan dan Tanjungpinang. Dan sebaliknya, keuntungan juga didapatkan masyarakat di Kota Batam.
“Saya mohon restu dan dukungan dari masyarakat Malang Rapat dan semua warga Bintan, pada Pilkada tanggal 27 November 2024 nanti,” pinta Ansar Ahmad yang disambut dengan tepuk tangan dan tekad mencoblos nomor urut 1 pada Pilkada Kepri dari warga yang hadir.
Selain itu, Ansar Ahmad juga memaparkan program di bidang pendidikan dan kesehatan yang serba gratis. Bahkan, program perlindungan BPJS ketenagakerjaan dan subsidi BPJS kesehatan bagi masyarakat kurang mampu serta pekerja rentan.

Tokoh masyarakat Malang Rapat Yusran Munir menyatakan, warga Desa Malang Rapat dan sekitarnya di wilayah Kecamatan Gunung Kijang, tidak meragukan kemampuan dan keinginan Ansar Ahmad untuk mewujudkan pembangunan Jembatan Batam-Bintan tersebut.
“Kami tahu, Pak Ansar Ahmad dua periode menjabat Bupati Bintan, banyak jalan ke kampung-kampung yang dibangun. Meski APBD minim. Bahkan, Pak Ansar Ahmad adalah pemimpin yang merintis dan merealisasikan pembangunan Jalan Lintas Barat,” jelas Yusran Munir.
“Sekarang ini, ratusan ribu warga Bintan, Tanjungpinang maupun dari Batam kan turut menikmati akses Jalan Lintas Barat di Bintan itu. Itu berkat pembangunan Pak Ansar. Sekarang, Pak Ansar ingin mewujudkan jembatan Batam-Bintan. Kami yakin, program itu akan terwujud untuk periode mendatang.”
“Kami warga Bintan akan memilih Pak Ansar Ahmad pada Pilgub Kepri nanti. Pak Ansar pemimpin yang paham dan kuat dengan keagamaannya. Serta cerdas dan hebat melobi pusat untuk mendatangkan anggaran ke daerah,” demikian disampaikan Yusran Munir. (yen)
Editor: SigiK RS
