banner 728x90
Plt Bupati Bintan Ahdi Muqsith dan Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo bersama remaja masjid peserta pelatihan bela negara, Kamis (31/10/2024). F- ist

Puluhan Remaja Masjid di Bintan Dibekali Pelatihan Bela Negara

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Puluhan remaja masjid di Kabupaten Bintan dibekali pelatihan bela negara. Plt Bupati Bintan Ahdi Muqsith membuka kegiatan pelatihan bela negara dalam bentuk outbound ini dilaksanakan di Kecamatan Toapaya. Dihadiri Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo dan sejumlah pimpinan Forkopimda.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bintan ini untuk menumbuhkan sikap cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta rasa rela berkorban untuk bangsa dan negara.

Melalui berbagai permainan yang berbasis Outbound, para peserta dilatih untuk melahirkan kekompakkan sekaligus sedikit melawan rasa lelah dalam sebuah perjuangan. Momentum ini yang diharapkan dapat menciptakan generasi penerus yang memiliki semangat juang dan rasa kebersamaan.

Plt Bupati Bintan Ahdi Muqsith berharap agar kesempatan yang berharga ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Selain untuk meningkatkan jalinan silaturahmi, juga menyatukan visi yang sama demi terwujudnya Bintan yang madani dan sejahtera melalui pencapaian Bintan Gemilang 2025.

“Pentingnya pendidikan bela negara dilaksanakan dengan memperhatikan keadilan dan kesetaraan gender. Untuk membangun kesadaran bela negara yang dilandasi jiwa semangat nasionalisme, kecintaan pada tanah air dan NKRI, serta rela berkorban bagi bangsa dan negara sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945,” jelasnya.

Kegiatan ini juga merupakan amanat Permendagri Nomor 38 Tahun 2011 tentang pedoman peningkatan kesadaran bela negara di Daerah. Dalam rangka menjaga persatuan, kesatuan dan kerukunan nasional, serta keutuhan NKRI, seluruh warga negara mempunyai hak dan kewajiban pembelaan terhadap negara sehingga perlu upaya peningkatan kesadaran bela negara.

Pelatihan ini menjadi upaya nyata Pemerintah Daerah untuk generasi milenial, guna mewujudkan kesadaran bela negara dalam lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Generasi milenial khususnya Remaja Masjid diharapkan dapat menjadi penyaring atau filter terhadap berbagai pemikiran baru dan ideologi baru. Selain itu mereka juga dituntut peka dan mawas diri dalam menghindari berbagai ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan, dari dalam maupun dari luar, sehingga menjadi tameng yang dapat melindungi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Setelah upacara kegiatan tersebut, Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo mengatakan, semangat kebangsaan atau nasionalisme juga merupakan bagian dari wawasan kebangsaan yang berdasarkan Pancasila sebagai ideologi negara dan pembukaan UUD 1945 yang merupakan pendorong sekaligus motivasi dalam mengisi kemerdekaan.

“Adapun tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk membentengi diri dari pengaruh negatif kemajuan teknologi informasi,” ujar Kapolres Bintan.

“Sebagai remaja, jangan pernah terjerumus dengan berbagai kenakalan akibat seringnya membaca dan melihat situs-situs yang gampang ditiru, seperti pergaulan bebas, ugal-ugalan dan narkoba. Tindakan kriminal bisa disebabkan karena ketidak pemahaman akan wawasan kebangsaan yang berakibat membahayakan bangsa dan negara,” jelas Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *