banner 728x90
Ansar Ahmad calon gubernur pada Pilkada Kepri 2024 bersama tim SAYANG di Natuna. F- ist

Konsolidasi Partai Pengusul Sayang Natuna, Ansar: Saya Bukan Tipe Pemimpin yang Suka Menekan Bawahan

Komentar
X
Bagikan

Natuna, suaraserumpun.com – Calon petahana Gubernur Kepri Ansar Ahmad menghadiri rapat konsolidasi partai pengusul Sahabat Ansar Ahmad-Nyanyang Harris Pratamura (Sayang) Kabupaten Natuna, di Aula Hotel Natuna, Jumat (13/9/2024). Dalam konsolidadi pengusul Sayang Natuna tersebut, Ansar Ahmad menyatakan dirinya bukan tipe pemimpin yang suka menekan bawahan.

Dalam kesempatan tersebut, Ansar Ahmad mengucapkan terima kasih kepada partai pengusul atas dukungannya kepada mereka berdua, untuk ikut kontestasi pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur pada tanggal 27 November 2024.

“Bapak dan Ibu para pengurus partai pengusul, saya ini bukanlah tipe pemimpin yang suka menekan bawahan karena hal itu akan memutus tali silaturahim. Tujuan kita melakukan rapat hari ini sudah jelas yakni, berjuang memenangkan saya dan calon wakil saya, Pak Nyanyang,” kata Ansar Ahmad.

Ansar Ahmad menjelaskan, rapat konsolidasi terbatas dengan seluruh pimpinan dan pengurus partai pengusul bertujuan untuk menyatukan persepsi serta langkah-langkah pemenangan bagi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri.

“Bila dihitung dari 12 partai pengusul, tujuh puluh persen dukungan politik kepada kami berdua, insyaallah bisa menang apabila semua bekerja untuk memenangkan kami berdua, mari kita sama-sama berjuang dan sesegera mungkin tim pemenangan dibentuk,” katanya.

Ansar Ahmad memaparkan, pentingnya konektivitas dalam membangun Kabupaten Natuna karena banyak hal yang dicapai, baik dalam bidang infrastruktur, investasi dan bidang yang lainnya. Baginya, pemekaran Provinsi Natuna-Anambas bukanlah sesuatu hal yang harus ditolak, melainkan harus didukung.

“Pemekaran Natuna-Anambas menjadi provinsi bukanlah menjadi pemisah antara Provinsi Kepri dengan Natuna-Anambas. Kita akan tetap saling dukung dalam segala bidang,” demikian Ansar Ahmad. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *