banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Wapres RI Ma'ruf Amin dan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti di Tanjungpinang. F- diskominfo kepri

Gubernur Kepri Memaparkan Rencana Pembangunan Monumen Bahasa di Pulau Penyengat kepada Wapres RI

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad memanfaatkan momentum kunjungan kerja Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin ke Tanjungpinang, untuk menarik lebih banyak anggaran pemerintah pusat ke Kepri. Gubernur Kepri Ansar Ahmad memaparkan rencana pembangunan Monumen Bahasa di Pulau Penyengat kepada Wapres RI Ma’ruf Amin dan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti, Senin (9/9/2024).

“Monumen ini sangat dibutuhkan, dikarenakan sebagai identitas dalam melestarikan budaya dan menjaga sejarah yang telah terukir,” kata Gubernur Kepri kepada Wapres RI di sela sambutannya pada peresmian Pasar Encik Puan Perak Tanjungpinang.

Sejarah yang dimaksud Gubernur Kepri Ansar Ahmad adalah perjuangan tokoh paling masyhur. Seorang intelektual dan penulis kesultanan Riau-Lingga pada abad ke-19 yang juga salah satu Pahlawan Nasional dari Provinsi Kepulauan Riau yakni Raja Ali Haji.

“Raja Ali Haji telah berkontribusi besar dalam menyatukan bangsa melalui hadirnya Bahasa Indonesia yang cikal bakalnya melalui Gurindam 12 pada Tahun 1847 dan kitab pengetahuan Bahasa pada tahun 1858,” papar Ansar Ahmad.

Monumen yang nantinya memiliki luas lahan lebih kurang 2.000 meter persegi ini diperkirakan memerlukan anggaran biaya lebih kurang Rp89,9 miliar.

“Rp25 miliar telah dianggarkan di tahun 2025 (APBD), sisanya lebih kurang Rp65 miliar mudah-mudahan dapat didukung oleh Bapak Wakil Presiden dan juga Kementerian PUPR. Tadi kami juga sudah diskusi juga dengan Ibu Diana,” sebutnya.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengutip Pidato Presiden RI ke-4 Almarhum Bapak KH Abdurrahman Wahid di Pekanbaru pada hari sabtu tanggal 29 april Tahun 2000 lalu.

“Yang menyatakan penghargaan dan apresiasi Republik Indonesia terhadap jasa dan perjuangan Raja Ali Haji dalam mempersatukan Bangsa dan menciptakan Bahasa Nasional yaitu Bahasa Indonesia,” tutup Ansar Ahmad Gubernur Kepri. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *