banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menandatangani prasasti peresmian pembangunan jembatan penghubung Pulau Subang Mas ke Pulau Air Raja, Kota Batam. F- diskominfo kepri

Jembatan Penghubung Pulau Subang Mas ke Air Raja Beres, Ansar: Meningkatkan Perekonomian Warga

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Jembatan penghubung antara pulau Subang Mas ke Air Raja, Kota Batam sudah beres. Sabtu (7/9/2024), jembatan sebelumnya berupa kayu dan dibangun menjadi beton tersebut, diresmikan oleh Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad.

Kini, jembatan penghubung Pulau Subang Mas ke Air Raja, Kecamatan Galang, Kota Batam itu meningkatkan perekonomian warga, memperlancar arus barang dan orang. Serta pendidikan di daerah pulau wilayah Kota Batam.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad berharap, jembatan penghubung ini menjadi solusi peningkatan perekonomian masyarakat di dua pulau tersebut.

“Jembatan ini akan memperlancar mobilitas orang dan barang. Sehingga perekonomian masyarakat di sini bisa lebih berkembang,” kata Gubernur Kepri di sela peresmian jembatan penghubung antarpulau tersebut.

Hadir dalam peresmian jembatan penghubung tersebut Lurah Subang Mas Suyatmi, Seklur Air Raja Irawati, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat. Selain memberikan dampak peningkatan ekonomi masyarakat, jembatan ini juga memperlancar proses pendidikan bagi pelajar SMP dan SMA dari Subang Mas ke Air Raja.

Sebelum dibangun Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), jembatan penghubung dua pulau ini masih berbahan kayu. Kini, sudah dibangun dari beton.

Jembatan yang diresmikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad tersebut memiliki tingkat keamanan yang lebih baik. Karena memiliki rangka dan lantai beton dan pagar pengaman di kedua sisi. Sehingga lebih aman dan nyaman dilintasi pejalan kaki dan kendaraan roda dua maupun empat.

Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perkim Pemprov Kepri, Handoko menerangkan, jembatan ini dibangun mengguanakan dana APBD Kepri tahun 2024 senilai Rp 1.476.706.360.

Jembatan dibangun kontraktor pelaksana CV Bina Insan Gemilang. Dan CV Nusa Dua Consultant sebagai konsultan pengawas. Jembatan ini memiliki panjang 60 meter dan lebar 2,5 meter.

“Pengerjaan rampung lebih cepat. Waktu kontrak kerja 120 hari kalender, tetapi sudah beres (selesai) 75 hari kerja,” sebutnya.

Selain meresmikan jembatan, Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam kesempatan ini juga memaparkan beberapa program unggulan yang disambut baik oleh masyarakat setempat. Seperti program pendidikan, kesehatan, program bagi UMKM, serta proyek strategis lainnya.

Gubernur Kepri menyebutkan, pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemprov Kepri tentu tidak dapat berjalan maksimal jika hanya mengandalkan dana APBD Kepri yang terbatas.

“Dibutuhkan upaya lebih, semisal menarik dana dari Pemerintah Pusat (APBN). Dan ini butuh cara meyakinkan Pemerintah Pusat, juga kementrian,” tutup Gubernur Kepri Ansar Ahmad. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *