banner 728x90
Syamsul mewakili Ketua KPU Bintan bersama narasumber saat pembukaan sosialisasi peran media massa guna menyukseskan Pilkada 2024 di Bintan, Selasa (2/7/2024). F- yen/suaraserumpun.com

KPU Bintan Mengumpulkan Insan Pers Guna Menyukseskan Pilkada 2024

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – KPU Bintan mengumpulkan puluhan insan pers dalam kegiatan sosialisasi peran media massa guna menyukseskan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 di Kabupaten Bintan. Sosialisasi tersebut diselenggarakan di Onyx Hotel and Villa Tanjunguban, Selasa (2/7/2024) pagi.

Bagi KPU Bintan, keberadaan media massa dalam pesta demokrasi memiliki andil yang cukup besar, informasi-informasi yang disajikan insan pers dapat dikonsumsi secara utuh oleh masyarakat. Peluang ini yang dianggap oleh KPU Bintan penting, sebab masyarakat akan lebih mengetahui persis pelaksanaan seluruh rangkaian tahapan Pilkada melalui media massa.

“Kami menyadari untuk menyosialisasikan informasi mengenai tahapan Pilkada 2024 kepada masyarakat, ada keterbatasan. Makanya kami terus menggandeng kawan-kawan insan pers di Bintan. Agar bisa kita sama-sama menyukseskan Pilkada 2024 di Bintan,” ujar Syamsul Plh Ketua KPU Bintan sekaligus Kepala Divisi Penyelenggaraan Teknis KPU Bintan saat membuka kegiatan sosialisasi.

KPU Bintan, lanjut Syamsul, akan terus memberikan informasi pelaksanaan tahapan Pilkada secara berkala kepada media. Hal ini diharapkan agar masyarakat bisa mengakses dengan sangat mudah tentang pelaksanaan proses pilkada di Bintan.

Baca Juga :  Hujan, Juicy Luicy Hibur Gen Z Tanjungpinang

Selain itu, KPU juga memberikan akses media sosial kepada masyarakat agar lebih mudah dijangkau oleh pengguna media sosial di Kabupaten Bintan.

“Selain media sosial. Upaya kita menyebarluaskan informasi tahapan pilkada kepada masyarakat adalah melalui media massa. Di sini, peran kawan-kawan insan pers sangat penting,” ujarnya.

Dalam kegiatan sosialisasi peran media massa guna menyukseskan Pilkada 2024 di Kabupaten Bintan, KPU Bintan menghadirkan narasumber dari komisioner KPU Bintan, Helianto dan Ahmad Fauzi. Selain itu, KPU Bintan juga menghadirkan narasumber Harjo Waluyo Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bintan.

Komisioner KPU Bintan Helianto dalam pemaparannya menyampaikan tahapan Pilkada yang sedang berjalan. Helianto mengatakan, saat ini, petugas Pantarlih sedang melakukan proses pencocokan dan penelitian (coklit) terhadap data hasil sinkronisasi (DHS) yang berasal dari DP4 dan DPT pemilu 2024 kemarin.

Baca Juga :  Drawing Semifinal Copa del Rey: Barcelona Vs Sevilla

Setelah itu, data hasil coklit akan dirumuskan menjadi data pemilih sementara (DPS) sebelum ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Bintan tahun 2024. Sedangkan untuk pendaftaran bakal calon khususnya Bupati dan Wakil Bupati akan dibuka pada tanggal 27 sampai dengan 29 Agustus 2024, bulan depan.

“Pada 25 Septermber sampai dengan 23 November 2024, itu masa kampanye selama 59 hari. Sedangkan pemungutan suara pelaksanaan Pilkada itu tanggal 27 November 2024. Dalam menyampaikan semua tahapan Pilkada itu, peran media pers sangat penting. Makanya, hari ini kita hadir bersama. Dan bakal ada diskusi-diskusi di hari berikutnya,” ucap Helianto.

Ahmad Fauzi menerangkan tentang teknis tahapan Coklit data pemilih yang dilaksanakan oleh Pantarlih.

“Meski baru 8 hari, coklit data pemilih untuk Pilkada di Bintan sudah 60 persen. Yang agak lama itu, di Bintan Timur. Sekarang masih 51 persen. Pemilihnya banyak. Sama di Bintan Utara. Tapi, di Bintan Pesisir sudah selesai 100 persen. Dan di Mantang lebih dari 91 persen coklitnya,” sebut Ahmad Fauzi.

Ketua PWI Bintan Harjo Waluyo dan Komisioner KPU Bintan menyampaikan materi peran media massa guna menyukseskan Pilkada 2024 di Kabupaten Bintan, Selasa (2/7/2024). F- yen/suaraserumpun.com

Pada kesempatan lain, Harjo Waluyo Ketua PWI Bintan memaparkan peran media pers dalam penyelenggaraan Pilkada. Selain menyampaikan informasi tahapan Pilkada kepada masyarakat, peran pers juga bisa menangkal informasi hoaks di media sosial. Namun dalam masa Pilkada, terkadang, media pers digunakan untuk kepentingan politik calon kepala daerah. Hal ini tergantung dari si pemilik media, dan independensi seorang jurnalis.

Baca Juga :  Mengenal Lebih Dekat Olahraga Hapkido di Kepri, Cabor Baru nan Meloloskan 5 Atlet ke PON 2024

“Ketika jurnalis telah diintervensi kepentingan komersial pemilik media, maka tidak akan pernah menemukan suatu proses pemberitaan yang benar-benar bersifat netral. Tapi, kita tidak mengenyampingkan dari sisi bisnis media itu sendiri. Peran media mesti profesional dalam menjalankan peran dan fungsinya pada saat Pilkada,” demikian Harjo Waluyo. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *