banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersilaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyosialisasikan program bantuan seragam sekolah gratis dan SPP gratis di Kavling Madani Tiban 1 dan Tiban Palem, Kota Batam. F- diskominfo kepri

Gubernur Kepri: SPP Kita Gratiskan, Tak Ada Ijazah yang Ditahan

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad terus menyosialisasikan program bantuan seragam sekolah secara gratis, dan SPP gratis bagi pelajar di Kepri. Sehingga, tak ada ijazah anak yang ditahan sekolah.

Program tersebut disampaikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat bersilatirahmi dengan masyarakat di Kavling Madani Tiban 1 dan Tiban Palem di Kota Batam, Sabtu (29/6/2024).

Kehadiran Gubernur Kepri dan rombongan yang terdiri dari Anggota DPRD Kepri terpilih Zainal Abidin, Tim Percepatan Pembangunan, Pejabat Fungsional Utama dan beberapa Kepala OPD disambut dengan hangat dan antusiasme tinggi oleh masyarakat setempat yang hadir.

Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan selawat Busyro, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan rasa bahagianya karena dapat bertatap muka dengan masyarakat dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah hadir.

“Silaturahmi seperti ini harus sering kita lakukan agar tidak ada jarak antara pemimpin dan masyarakatnya, karena masyarakat Kepri ini terdiri dari berbagai latarbelakang ras, agama dan budaya dan juga menjadi salah satu sarana untuk mendengarkan langsung masukan dan keluhan dari masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Saksikan Pekan Kedua BLB Tanjungpinang-Bintan Minggu Ini, BBM Kepri Masih di Puncak Klasemen

Gubernur Kepri Ansar Ahmad memaparkan program-program yang telah dilakukan dan akan dilakukan pemerintah Provinsi Kepri di berbagai bidang.

Di bidang pendidikan, mulai tahun ajaran baru ini, Pemerintah Provinsi Kepri akan memberikan bantuan seragam sekolah dan SPP gratis bagi siswa-siswi di sekolah naungan Pemerintah Provinsi Kepri. Dan bantuan beasiswa untuk anak-anak Kepri yang sedang berkuliah D3 dan S1 dan bantuan beasiswa S2 dan S3 untuk para guru yang telah ditandatangani MoU dengan Universitas Negeri Padang.

“Gurulah yang bertanggungjawab membimbing anak-anak kita agar dapat menjadikan Kepri ini tumbuh menjadi daerah yang lebih maju di masa depan. Kita gratiskan SPP ini, agar tidak ada lagi anak-anak kita yang tidak bisa ikut ujian, atau ijazahnya ditahan karena belum bayar SPP. Oleh karena itu kepada para orang tua juga diharapkan lebih fokus lagi mendampingi dan mengawasi anak-anaknya di rumah,” ujar Gubernur Kepri.

Di bidang kesehatan, Pemerintah Provinsi sudah membangun Rumah Singgah di Kota Batam dan Jakarta, yang dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat Kepri yang membutuhkan. Juga pembangunan Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat di Tanjung Uban dan Fasilitas Pemasangan Ring Jantung dan Bedah Jantung di Rumah Sakit Provinsi di Tanjungpinang.

Baca Juga :  Tanjungpinang Berstatus PPKM Level 1, Liga Sepak Bola Usia Dini Digulir

“Semua itu Pemerintah Provinsi sediakan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah terhadap kesehatan masyarakat, baik kesehatan jasmani dan juga kesehatan mentalnya dengan cara mengirimkan ustaz ke pulau-pulau di seluruh Kepri,” ucap Ansar Ahmad.

Ada juga bantuan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) senilai Rp7 miliar untuk pengobatan masyarakat yang tidak dicover oleh BPJS Kesehatan.

Di bidang ekonomi, ada bantuan pinjaman Rp40 juta dengan bunga 0% untuk para pelaku UMKM Kepri, merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Kepri dengan Bank Riau Kepri Syariah yang sudah berjalan dari tahun 2021 dan akan dilanjutkan di tahun 2024 ini.

“Ini merupakan salah satu upaya nyata dari Pemerintah Provinsi untuk mendorong UMKM di Kepri agar dapat naik kelas,” jelas Gubernur Kepri.

Dan berbagai program lainnya seperti, Kepri Terang yaitu program pengadaan pasokan listrik masyarakat-masyarakat di pulau terluar, bantuan BPJS Ketenagakerjaan untuk 46.000 masyarakat nelayan yang ditanggung Pemerintah Provinsi, pembangunan pelabuhan roro dan penambahan kapal roro Nusantara 1 dan Nusantara 3, Pembangunan Jembatan Batam-Bintan yang merupakan terpanjang di Indonesia dan sudah masuk ke tahap pengecekan kondisi tanah.

Baca Juga :  Polres Bintan Menugaskan Satu Regu untuk Pengawalan Distribusi Logistik Pemilu ke Tambelan

“Semua hal ini dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi untuk dipersembahkan bagi masyarakat Kepri, karena sejatinya Pemimpin itu adalah pelayan bagi masyarakatnya dan hal ini wajib disebarluaskan agar dapat diketahui, dirasakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat Kepri seluruhnya,” tutup Ansar Ahmad.

Ketua RW 08 Tiban Palem Yusriansyah turut menyampaikan rasa bahagianya karena dapat bertemu menjalin silaturahmi dengan Gubernur Ansar.

“Alhamdulillah, Kami merasa bersyukur karena dari sekian banyak RW yang ada di Kepri, RW kita termasuk yang terpilih untuk dikunjungi oleh Bapak Gubernur untuk melaksanakan silaturahmi,” ucapnya.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad turut memberikan bantuan pribadi untuk ibu-ibu majelis taklim di dua tempat senilai Rp6 juta. Ansar Ahmad akan memberikan bantuan untuk revitalisasi fasum melalui bantuan Hibah pada tahun 2025. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *