banner 728x90
Bupati Bintan Roby Kurniawan bersama kelompok Reog Ponorogo saat menjaring aspirasi masyarakat Desa Ekang Anculai, Kamis (20/6/2024). F- dok/suaraserumpun.com

Roby Kurniawan Dihadang Reog Ponorogo, Desa Ekang Anculai Dapat Rp4 Miliar Lebih

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Bupati Bintan Roby Kurniawan dihadang kesenian reog Ponorogo saat ingin menjaring aspirasi masyarakat Desa Ekang Anculai. Dalam momen ini, Roby Kurniawan memaparkan beberapa progres pembangunan dan kemajuan yang ada di Bintan nyambi menjaring aspirasi. Desa Ekang Anculai pun mendapat anggaran Rp4 miliar lebih pada tahun anggaran 2024 ini.

Salah satunya terkait tingkat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bintan yang berada di atas Provinsi Kepri bahkan nasional. Data BPS (Badan Pusat Statistik) Kepri pada tahun 2023 lalu merilis bahwa pertumbuhan ekonomi di Bintan tembus pada angka 6,14 persen. Angka ini berada di atas Provinsi Kepri yang berada di angka 5,20 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional di angka 5,05 persen.

Baca Juga :  Begini Penjelasan BPN Soal Sertifikat Tanah Elektronik

“Pertumbuhan ekonomi kita Alhamdulillah berada di atas rata-rata. Tapi tidak berarti kita puas dan berhenti, berbagai inovasi dan kebijaka terkait peningkatan ekonomi terus kita lakukan,” kata Roby Kurniawan saat melakukan temu wicara bersama masyarakat Desa Ekang Anculai, Kamis (20/6/2024).

Roby Kurniawan memaparkan, pada tahun 2024 ini, untuk Desa Ekang Anculai dialokasikan anggaran sebesar Rp4,113 miliar. Dengan rincian Dana Desa Rp1,047 miliar, Alokasi Dana Desa Rp1,964 miliar, Pajak dan Retribusi Rp1,001 miliar, dan BKK Gerbang Kampung sebesar Rp100 juta. Dana yang dialokasikan tersebut dikatakan Roby untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat Desa Ekang Anculai.

Baca Juga :  Maulid Nabi Muhammad SAW, Ustaz Das'ad Latif Menyampaikan Ceramah di Bintan

Roby Kurniawan mengapresiasi pemberdayaan petani di Ekang Anculai. Desa Ekang Anculai juga diperuntukkan anggaran ketahanan pangan sebesar Rp200 juta lebih. Kemudian, mampu meningkatkan jumlah kelompok tani yang semula hanya ada tiga pada tahun 2023, kini menjadi delapan kelompok tani pada tahun 2024.

Dalam temu wicara ini, Roby Kurniawan mencatat beberapa aspirasi masyarakat. Roby Kurniawan membawa langsung beberapa kepala OPD terkait untuk penanganan cepat berkenaan dengan permasalahan yang diadukan masyarakat. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *