banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengumumkan satu di antara kapal perang TNI AL akan menggunakan nama Raja Haji Fisabilillah saat bersilaturahmi dengan LAM Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang. F- diskominfo kepri

Ansar Ahmad: Kapal Perang TNI AL Akan Menggunakan Nama Raja Haji Fisabilillah

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad menghadiri acara silaturahmi bersama Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (17/6/2024) malam. Dalam silaturahmi ini, Ansar Ahmad mengungkapkan, satu di antara kapal perang TNI AL akan menggunakan nama Raja Haji Fisabilillah.

Acara silaturahmi ini dikemas dengan suasana santai, diawali dengan makan malam bersama. Selain tokoh-tokoh LAM Provinsi Kepri, turut hadir juga pada acara ini Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Hj Dewi Kumalasari Ansar, Tim Percepatan Pembangunan, Asisten Ekbang Kepri Luki Zaiman Prawira, Kepala BKAD Provinsi Kepri Venni Meitaria Detiawati, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri Said Sudrajat dan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri Juramadi Esram.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kepri Ansar Ahmad berpesan khusus dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang beberapa waktu lalu resmi menyandang gelar adat Dato’ Seri Satria Bijaya Negara dari Lembaga Adat Melayu (LAM) dalam Majelis Adat Penganugerahan Gelar Adat, yang digelar di Gedung Daerah Tanjungpinang.

Baca Juga :  Ramadhan Sananta Ingin Tim Porwil Kepri Bikin Sejarah di Porwil 2023 Riau

“Saya baru dari Jakarta menerima penghargaan TPID Award 2024 dari Bapak Presiden, Jumat (14/6/2024) lalu. Kebetulan bersebelahan dengan Panglima duduknya. Beliau ucapkan terima kasih kepada LAM Kepri dan merasa terhormat, karena telah menjadi bagian dari masyarakat Melayu Kepri,” kata Ansar Ahmad.

Selain itu, setelah kunjungan Panglima TNI di Pulau Penyengat, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengungkapkan, pada masa lalu Pemerintah Provinsi Kepri pernah menyurati Panglima TNI dan KASAL perihal pemberian nama salah satu Kapal Perang TNI AL dengan nama Raja Haji Fisabilillah.

“Alhamdulillah kita dapat kabar dari Pangkoarmada I bahwa sudah direstui dan disetujui pemberian nama untuk kapal perang dengan skala besar dimaksud. Tinggal menunggu kepastian. Dan agar LAM Kepri juga bisa turut hadir dalam peresmian serta penabalan nama kapal tersebut. Tentunya ini menjadi prestasi juga bagi LAM Kepri, karena usulan tersebut dari LAM Kepri,” sebut Ansar Ahmad.

Baca Juga :  Resmi, Kompol Amir Hamzah SH MH Menggantikan M Tahang sebagai Wakapolres Bintan, AKP Sugiono Jadi Kasatpolairud

Selain itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menjelaskan, silaturahmi ini juga untuk menginformasikan kepada segenap pengurus LAM, bahwa Gedung LAM yang berlokasi di Gurindam 12, ditargetkan akan dilakukan peresmian pada akhir Juli 2024, bersamaan dengan peresmian Gedung Dekrasanasda.

“Oleh karena itu, disiapkan lebih awal segala prosesinya. Mungkin juga ditambah dengan pemberian gelar adat kepada Kapolda kita, karena merupakan tokoh tempatan yang telah lama mengabdi dan berjasa untuk Kepri. Kalau saya sudah pernah diberikan gelar ketika Bupati di Bintan dahulu. Sehingga tidak perlu diberikan gelar lagi, karena nanti double gelarnya. Nanti pada malam harinya akan kita isi dengan kegiatan selawatan bersama Syekh Assegaf agar apa yang kita lakukan dan niatkan mendapatkan rida Allah SWT,” ujarnya.

Baca Juga :  Singapura Vs Indonesia Berakhir Imbang di Leg Pertama Semifinal Piala AFF Suzuki 2020

Kepada LAM Kepri, Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga berpesan agar lembaga ini ke depan untuk terus eksis. Mengambil peran yang lebih besar dan terus memberikan masukan-masukan terbaik dalam menentukan arah dan kebijakan pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau.

“LAM Kepri teruslah berkontribusi bagi pembangunan. Dan doakan agar berbgai program Pemprov Kepri yang sedang berjalan dapat kita selesaikan. Sehingga berdampak dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kepri,” kata Ansar Ahmad menambahkan. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *