banner 728x90
Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo bersama warga dan jajarannya dalam kegiatan Jumat Curhat di Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Jumat (14/6/2024). F- dok/suaraserumpun.com

Jumat Curhat di Gunung Kijang, Warga Mengeluh Marka Jalan hingga Bekas Tambang Pasir

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo bersama jajarannya melaksanakan Jumat Curhat di Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Jumat (14/6/2024). Dalam kegiatan Jumat Curhat tersebut, warga menyampaikan keluhan mengenai marka jalan hingg lubang bekas tambang pasir yang tidak direklamasi.

Jumat Curhat tersebut dihadiri Kabag SDM Polres Bintan, Kasat Lantas Polres Bintan, Kasat Binmas Polres Bintan, Kapolsek Gunung Kijang AKP Satri Putra, Camat Gunung Kijang, Lurah Kawal, tokoh masyarakat, tokoh agama, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Kelurahan Kawal serta masyarakat sekitarnya.

Seorang masyarakat Kelurahan Kawal yang juga menjabat sebagai Sekretaris Lembaga Adat Melayu (LAM), mengeluhkan adanya truk pengangkut pasir basah.

“Kami mohon kepada Bapak Kapolres agar menindak truk yang membawa pasir. Yang mana pasir yang dibawa berjatuhan. Sehingga menyebabkan jalan menjadi licin dan pengemudi tersebut mengendarai dengan kecepatan tinggi. Kami mohon untuk menindaklanjuti hal tersebut,” pintanya.

Baca Juga :  Trik Roby Kurniawan Membangun Negeri Lewat Gerbang Kampung

Menanggapi permintaan dari tokoh LAM Kapolres Bintan langsung memerintahkan Kasat Lantas Polres Bintan AKP Khafandi.

“Untuk Kasat Lantas, nanti arahkan anggota untuk melakukan patroli. Jika ada yang terlihat mengangkut pasir basah di jalan dan tidak sesuai aturan lalu lintas, segera lakukan tindakan. Kalau perlu lakukan penilangan,” ujar Kapolres Bintan.

Nurhadi masyarakat Kelurahan Kawal berharap kepada Bapak Kapolres untuk memberikan bantuan dalam menyelesaian masalah lubang bekas tambang pasir, dan mengelola sisa-sisa lubang tambang pasir yang masih ada di Kecamatan Gunung Kijang.

“Kami berharap bisa memfasilitasi agar lubang-lubang bekas tambang pasir tersebut dapat diperbaiki atau dimanfaatkan dengan baik. Guna mendukung pengembangan pariwisata di Bintan,” ucapnya.

Baca Juga :  Laga Pembuka Piala Eropa 2020, Italia Menang 3-0 Versus Turki

Menanggapi permintaan Nurhadi, Kapolres Bintan menyatakan, pihaknya akan mencoba menghubungi dinas yang terkait untuk berkomunikasi.

“Jika memang izinnya resmi, pasti ada pihak yang mengawasinya dan kita akan segera memeriksa lokasinya untuk memastikan hal tersebut,” kata Kapolres Bintan.

Suyatno warga lainnya mengeluhkan terkait lalu lintas penduduk di Kawal. Yaitu kurangnya marka jalan lalu lintas.

“Kami mohon Bapak Kapolres dapat membantu kami minta dan mengusulkan penambahan marka jalan di wilayah Kawal. Serta minimnya penerangan atau lampu jalan di wilayah kami,” ungkap Suyatno.

Kapolres Bintan pun berjanji akan akan berkomunikasi dengan instansi terkait.

“Terkait kelengkapan marka jalan, kami akan berkomunikasi dengan pihak Dinas Perhubungan dan pihak terkait lainnya. Dan kami akan menurunkan anggota dari Polsek atau petugas lalu lintas untuk melakukan pengaturan lalu lintas,” tutup Kapolres Bintan.

Baca Juga :  Siap-siap, Polres Bintan Segera Menggelar Operasi Ketupat Seligi 2023

Seluruh masyarakat yang hadir merasa puas dengan respon dari Kapolres Bintan. Masyarakat berharap aspirasi yang disampaikan bisa direalisasikan secepatnya.

Di lain hal, Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo menyampaikan, Polres Bintan akan merayakan HUT Bhayangkara ke-78. Dalam rangkaian kegiatannya banyak sekali perlombaan yang dilaksanakan. Diharapkan masyarakat bisa ikut andil dalam perlombaan tersebut.

“Silakan ikuti perlombaan dan pertandingan yang dilaksanakan oleh Polres Bintan, dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-78. Rebut hadiah yang telah disiapkan oleh panitia,” kata AKBP Riky Iswoyo menambahkan. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *