banner 728x90
Kasi Humas Polres Vintan Iptu Missyamsu Alson memberikan keterangan tentang pemanggilan pertama mantan Pj Wali Kota Tanjungpinang. F- dok/suaraserumpun.com

Pemanggilan Pertama Mantan Pj Wako Tanjungpinang Jumat Ini, Berkas 2 Tersangka Masih P-19

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Polres Bintan telah menyampaikan surat pemanggilan mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang terkait dengan dugaan kasus lahan PT Bintan Properti Indo (BPI), Selasa (4/6/2024) kemarin. Surat tersebut merupakan pemanggilan pertama mantan Pj Wako Tanjungpinang yang dijadwalkan, Jumat (7/6/2024) ini.

“Kami sudah mengirimkan surat pemanggilan itu kepada yang bersangkutan. Selasa kemarin, surat kami sudah diterima. Sesuai dengan surat itu, jadwal pemanggilannya Jumat tanggal 7 Juni ini,” sebut Iptu Missyamsu Alson Kasi Humas Polres Bintan, mewakili Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo, saat memberikan keterangan pers di Mapolres Bintan, Rabu (5/6/2024) siang tadi.

Iptu Missyamsu Alson berharap, mantan Pj Wali Kota Tanjungpinang hadir, sesuai dengan jadwal surat pemanggilan yang disampaikan Polres Bintan. Sehingga, bisa memberikan keterangan terkait dengan dugaan pemalsuan surat lahan PT BPI itu.

Baca Juga :  Agus Wibowo Optimis Demokrat Meraih 30 Persen Kursi DPRD Bintan di Pemilu 2024

“Datang atau tidak, itu kan tergantung dari yang bersangkutan. Kami yakin, beliau akan datang kooperatif. Kalau tak datang, nanti kami sampaikan lagi surat pemanggilan kedua,” kata Iptu Alson.

Sebelumnya, Polres Bintan telah menahan seorang pejabat Pemkab Bintan berinisial MR dalam kasus dugaan pemalsuan surat lahan PT Bintan Properti Indo (BPI), Selasa (7/5/2024) lalu. MR ditahan bersama tersangka lainnya berinisial B. 2 orang tersangka itu ditahan terkait dengan dugaan tindak pidana pemalsuan surat lahan PT Bintan Properti Indo (BPI) di wilayah Kecamatan Bintan Timur.

Baca Juga :  Oknum Mantan Anggota DPRD Kepri (Bintan) Jhon Corebima Dikabarkan Ditangkap Gara-gara Sabu Lagi

“Terhadap tersangka B dan MR, berdasarkan hasil gelar perkara setelah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka dengan hasil yang dicapai, bahwa kedua tersangka tersebut telah memenuhi persyaratan untuk dilakukan penahanan. Sehingga penahanan dimulai, Selasa (7/5/2024) dini hari,” kata AKP Marganda P Kasat Reskrim Polres Bintan.

Tersangka B dan tersangka MR ditahan selama 20 hari, terhitung mulai tanggal 7 Mei 2024 hingga tanggal 26 Mei 2024. Satreskrim Polres Bintan akan menyelesaikan berkas perkaranya, secepatnya. Selanjutnya berkas perkara akan dikirimkan kepada Jaksa Penuntut Umum untuk dilakukan penelitian.

Baca Juga :  Sapi dan Kelulut Punya Pasal, Mantan Kades Lancang Kuning Ditahan Kejari Bintan

Berkas Masih P-19
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bintan I Wayan Eka Widdyara menyatakan, pihak Kejari sudah menerima SPDP mengenai kasus dugaan pemalsuan surat lahan PT BPI tersebut dari pihak Polres Bintan. Kemudian, Kejari Bintan juga telah menerima berkas 2 orang tersangka yang ditahan oleh Polres Bintan terkait kasus tersebut.

“Tapi, berkas dari 2 tersangka itu (B dan MR) masih P-19. Makanya kemarin, berkas itu kita kembalikan lagi ke Polres Bintan, untuk dilengkapi. Sehingga, bukti-buktinya lebih lengkap lagi dan saling menguatkan,” ungkap I Wayan Eka Widdyara saat memberikan keterangan kepada wartawan di Bintan Buyu, Rabu (5/6/2024). (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *