banner 728x90
Pengurus LAM Kepri melakukan prosesi pemberian gelar Dato' Seri Satria Bijaya Negara kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (28/5/2024). F- diskominfo kepri

LAM Kepri Resmi Memberi Gelar Dato’ Seri Satria Bijaya Negara kepada Panglima TNI

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi memberikan gelar Dato’ Seri Satria Bijaya Negara kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Selasa (28/5/2024). Pemberian gelar tersebut dilaksanakan dalam Majelis Adat Penganugerahan Gelar Adat yang digelar di Gedung Daerah Tanjungpinang.

Gelar Dato’ Seri Satria Bijaya Negara adalah Anugerah Derajat tertinggi yang diberikan oleh Lembaga Adat Melayu LAM Kepri kepada pejuang yang gagah berani dalam mempertahankan kehormatan dan membela kejayaan serta kegemilangan negara.

Penganugerahan gelar adat untuk Panglima TNI tertuang dalam Warkah Pengistiharan yang dibacakan oleh Dato’ Wira Setia Laksana H Raja Alhafiz. Penganugerahan gelar adat untuk Panglima TNI juga ditandai dengan melakukan melepas kopiah, memasang Tanjak, Selempang, mengalungkan medali, menyematkan pingat, serta keris, dan pemberian warkah.

Baca Juga :  757 Kepri Jaya FC Gasak PSTK, Kepri Belia Vs PS Bintan Berakhir Imbang

Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad dalam penganugerahan tersebut menyebutkan, peran budaya Melayu di Indonesia tidak hanya bersifat historis tetapi juga sangat berpengaruh terhadap perkembangan sosial, ekonomi, dan politik. Keberadaan adat istiadat Melayu diwakili oleh Lembaga Adat Melayu, yang terus berkontribusi dalam kehidupan berbangsa.

“Dengan bangga, saya menyampaikan bahwa gelar adat Melayu sangat pantas diberikan kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Beliau bukan hanya pemimpin di tubuh Tentara Nasional Indonesia, tetapi juga pejuang gigih yang mewujudkan persahabatan berdasarkan keikhlasan dan kasih sayang,” kata Gubernur Kepri.

Baca Juga :  Rahma dan PKK Tanjungpinang Meluncurkan Program Getar Alquran

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan, gelar kebesaran Melayu yang dianugerahkan hari ini merupakan bentuk penghargaan tertinggi dari masyarakat Kepulauan Riau, melalui lembaga adat Melayu Kepulauan Riau, atas dedikasi luar biasa Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto usai menerima gelar adat dari LAM Kepri mengaku sangat mengapresiasi atas penghargaan yang diberikan ke dirinya dan keluarga. Ia mengaku gelar ini adalah gelar yang berat namun dirinya berjanji akan menjaga gelar ini sebaik-baiknya dan terus berbakti untuk negeri.

“Kini saya telah menjadi bagian dari keluarga besar Melayu, sebuah penghormatan yang sangat berarti dan saya bersyukur bisa menjadi dari bagian keluarga ini,” kata Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Baca Juga :  Pidato Ansar Ahmad pada Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi Ke-21 Provinsi Kepulauan Riau

Usai menerima gelar adat, Jenderal TNI Agus Subiyanto yang didampingi Ketua Umum Dharma Pertiwi Evi Agus Subiyanto menyaksikan tarian kolosal Melayu Syariful Anam di halaman Gedung Daerah.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan istri bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad didampingi Hj Dewi Kumalasari, serta Ketua LAM Kepri Abdul Razak usai prosesi pemberian gelar Dato’ Seri Satria Bijaya Negara. F- diskominfo kepri

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Yayasan BP3KR Huzrin Hood, Sultan Pontianak Syarif Melvin Alkadri, Sultan Siak Tengku Muhammad Toha, Sultan Langkat Tengku Ariefanda Aziz, Zuriat Agung Kesultanan Riau Lingga Raja Abdurrahman Jantan, Ketua Dewan Pimpinan Harian LAM Riau Dato’ Sri Taufiq Ikram Jamil, dan jajaran unsur Forkopimda Kepri. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *