banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad memukul tabuh pada Opening Ceremony FESyar 2024 Regional Sumatera di Batam, Senin (27/5/2024). F- diskominfo kepri

Gubernur Kepri Menghadiri Opening Ceremony FESyar 2024 Regional Sumatera

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Opening Ceremony Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2024 yang dipusatkan di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, resmi dibuka langsung Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni P Joewono bertempat di Grand Ballroom Marriott Hotel Harbour Bay Kota Batam, Senin (27/5/2024). Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad juga berkesempatan menghadiri pembukaan kegiatan tahunan Bank Indonesia ini.

Tujuan kegiatan tersebut guna mewujudkan akselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Sumatera, sekaligus mendukung pelaksanaan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF).

Dikatakan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Kepulauan Riau dengan segudang sumber daya alam yang dimiliki, telah berperan besar dalam pelaksanaan ekonomi dan keuangan berbasis syariah baik dalam skala regional maupun nasional sebagai “Permata Biru Ekonomi Gerbang Utara Indonesia”.

Hal tersebut sejalan dengan pernyataan Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin yang juga sekaligus Ketua Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah (KNEKS). Yang pada bulan Maret lalu, membuka acara Kepri Ramadhan Fair (Kurma) 2024 di Tanjungpinang Kepulauan Riau.

Baca Juga :  Kapolres Bintan Menyumbang Darah di Kampung Tangguh Bebas Narkoba

“Bahwa Kepri menjadi salah satu pioner kemajuan ekonomi dan keuangan syariah, dalam perwujudan Indonesia sebagai pusat halal dunia,” ujar Gubernur Kepri.

Masih kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad, dengan mengedepankan semangat kebersamaan bersama seluruh stakeholder yang ada, termasuk menggandeng Komite Daerah Ekonomi Keuangan Syariah (KDEKS) yang diketuai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Provinsi Kepri juga terus menghadirkan berbagai langkah strategis.

Di antaranya, pemberian bantuan penguatan modal usaha bagi para pelaku UMKM dengan margin bunga 0 persen. Juga ada penguatan ekosistem keuangan syariah melalui pendirian ‘halal centre’ yang ada di STAIN Sultan Abdurahman Tanjungpinang dan juga Politeknik Negeri Batam.

“Di sana kita telah mengeluarkan sertifikat halal bagi lebih dari 10.845 usaha, pendampingan pelatihan, kurasi produk hingga perluasan pangsa pasar produk halal,” jelasnya.

Ditambahkan Gubernur Kepri, Pemprov Kepri juga telah melalukan langkah inkubasi usaha syariah melalui program kemandirian pesantren atau yang dinamakan sebagai Habitren yang bediri sejak tahun 2021 lalu, sebagai wadah kolaborasi ekonomi antar pondok pesantren yang ada di Kepri.

Baca Juga :  Ansar Ahmad Bersaing dengan Anies Baswedan dan Khofifah Indar Parawansa di POTY 2021

Juga ada program transformasi koperasi konvensional ke koperasi moderen berbasis syariah. Kepri juga menjadi salah satu daerah produsen produk halal, sekaligus bisamemenuhi pasar produk halal global. Dimana ekspor sudah mencapai Rp 120 miliar yang dilakukan melalui Kawasan Bintan Industrial Estate sebagai Kawasan Bintan Inti Halal Hub.

“Provinsi Kepri juga terus mendorong makin banyak lokasi industri halal yang ada di Kepri. Termasuk kita telah memanfaatkan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank Riau Kepri Syariah, sebagai rekening pembayaran payroll ASN dilingkungan Pemerintah Provinsi Kepri,” pungkasnya.

Sedangkan Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni P Joewono dalam sambutan singkatnya mengatakan, pelaksanaan FESyar kali ini, diharapkan akan memberiakan keberkahan dan kemanfaatan khususnya bagi Kepri dan Sumatera umumnya. Karena sejatinya, pelaksanaan FESyar dampaknya luar biasa dalam meningkatnya transaksi ekonomi dan keuangan syariah.

Hanya saja tambah Doni P Joewono, tantangan dalam pelaksanaan ekonomi dan keuangan syariah masih ada. Sejauh ini masih saja mengimport sejumlah produk halal dari luar negeri seperti dari negara negara Eropa, India dan bahkan Korea.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Gelar Tahlilan Bersama untuk Mendoakan Pahlawan Bunda Tanah Melayu

“Ini yang harus segera dan bisa kita atasi bersama- sama. Karena kita tahun ini telah bertekad menjadi pusat produksi halal dunia,” tegasnya.

Di sela acara, juga dilakukan penyerahan bantuan berupa Program Sosial Bank Indonesia untuk Bank Indonesia Corner, Program Sosial Bank Indonesia untuk Sarana Pendidikan, Program Implementasi Kebijakan dan Keuangan Daerah berupa Sarana Produksi Cabe Merah Keriting serta Gerakan Sadar Wakaf Melalui Satu Aplikasi Wakaf Festival Ekonomi Syariah Suamtera.

Hadir juga pada acara tersebut Ibu Deputi Gubernur Bank Indonesia, Diah Doni P Joewono, Ketua TPP PKK Provinsi Kepri Dewi Kumalasari Ansar, Kepala Perwakilan Bank Indonesia se- Sumatera, Kepala BPKP, Pimpinan BUMN, Pimpinan OJK, Pimpinan Perbankan se-Kepri, Kepala OPD Pemprov Kepri, serta tamu dan hadirin undangan lainnya. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *