banner 728x90
Jemaah calon haji (JCH) Kloter 2 Embarkasi Batam menuju pesawat untuk terbang ke Madinah, Senin (13/5/2024) pagi. F- dok/suaraserumpun.com

Senin Pagi, Seorang Jemaah Kloter 2 Embarkasi Batam Ditunda Terbang ke Madinah

Komentar
X
Bagikan

Batam, suaraserumpun.com – Sebanyak 445 jemaah haji Kloter 2 Embarkasi Batam (BTH) diberangkatkan ke Madinah, Arab Saudi, Senin (13/5/2024) tadi. Namun, seorang jemaah calon haji Kloter 2 Embarkasi Batam tersebut ditunda terbang ke Madinah.

Penerbangan menggunakan pesawat Saudi Arabia Airlines SV 5605 yang lepas landas dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada pukul 07.00 WIB. Kloter 2 BTH terdiri dari 37 jemaah asal Kepulauan Anambas, 48 jemaah asal Lingga, 225 jemaah asal Batam, 130 jemaah asal Karimun, dan 5 petugas kloter.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Bahas Inflasi dengan Dua Menteri, Adi: Untuk Satgas, Pantau Harga Pasar

Menurut Ketua Kloter 2 Embarkasi Batam Dela Pulda, awalnya terdapat 446 jemaah yang dijadwalkan berangkat. Namun, seorang jemaah ditunda keberangkatannya karena sakit dan akan diberangkatkan pada kloter selanjutnya.

“Dalam manifest itu sebenarnya 446 jemaah. Tapi ada satu (seorang) yang tertunda keberangkatannya karena sakit,” kata Dela.

Jemaah asal Batam, Hardianto (39), merasa bersyukur dapat menunaikan ibadah haji tahun ini. Awalnya Hardianto sudah mendaftar haji bersama sang istri pada 2021 lalu. Namun, tahun ini dia lebih dulu menjadi tamu Allah ke Tanah Suci karena menggantikan nomor porsi haji ibunya yang meninggal dunia.

Baca Juga :  Golkar Bintan Komitmen, Usul Dua Nama Kader Partai Lain Jadi Calon Wabup Bintan

Meskipun berangkat sendiri, Hardianto mengaku senang karena petugas telah memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah haji. “Kita bersyukur sejauh ini pelayanan dan persiapannya baik, dan terima kasih Kemenag yang sudah menfasilitasi ibadah haji kami tanpa ada kendala,” sebutnya.

Kloter 2 BTH dijadwalkan tiba di Madinah pada pukul 11.50 Waktu Arab Saudi (WAS). Dan akan kembali ke Tanah Air pada 23 Juni mendatang. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *