banner 728x90
Kendaraan rombongan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa danGubernur Kepri Ansar Ahmad melintasi jalan Lintas Barat Lanjutan dari Km 16 Toapaya Selatan menuju Km 23 Bintan Timur, Jumat (1/12/2023). F- diskominfo kepri

Suharso Monoarfa dan Ansar Ahmad Cek Proyek Jalan Lintas Barat Lanjutan, Pekerjaan Sudah 71,07 Persen

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Suharso Monoarfa dan Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengecek pengerjaan proyek jalan Lintas Barat Lanjutan dari Km 16 Toapaya Selatan menuju Km 23 Kijang Bintan Timur, Jumat (1/12/2023). Pekerjaan sudah terealisasi 71,07 persen. dengan target penyelesaian pada tanggal 31 Desember 2023.

“Kecil tapak tangan, nyiru kami tadahkan” kata Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad di hadapan Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Suharso Monoarfa, saat meninjau proyek Jalan Lintas Barat Lanjutan menuju Km 23 Bintan Timur dan Pelabuhan Sri Bayintan Kijang, Kabupaten Bintan.

Dari ucapan tersebut, Gubernur Kepri berharap, agar jangan sampai bantuan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di Kepri berhenti sampai di sini saja. Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap Pemerintah Pusat atas alokasi dana Instruksi Presiden (Inpres) sebesar Rp640 miliar, untuk 16 paket pekerjaan di Kepri. Termasuk pekerjaan jalan Lintas Barat yang ditinjau tersebut.

Baca Juga :  KONI Kepri Menjanjikan Bonus Atlet Lebih Besar, Cabor Jujitsu Menargetkan 2 Medali di PON 2024

Namun, menurut Gubernur Kepri Ansar Ahmad, masih ada beberapa ruas jalan di Kepri yang perlu mendapat perhatian karena memiliki potensi besar. Karena Kepri penjaga daerah perbatasan, maka menjaga sense of belonging masyarakat juga menjadi keharusan.

“Seperti di Bintan, Jalan Lintas Barat menuju arah utara perlu mendapat perhatian juga Pak Menteri. Karena memiliki potensi besar. Karena ruas jalan tersebut dipakai oleh truk kontainer besar dari Batam yang menyeberang dengan kapal roro. Sementara, jalannya masih satu jalur kecil. Kita sudah bebaskan lahannya 50 meter dikali 40 km. Jadi, nanti kalau kita mau menambah satu jalur, akan lebih mudah,” sebut Ansar Ahmad.

Sementara itu penanganan Jalan Lintas Barat Lanjutan dari Km 16 Toapaya Selatan menuju Km 23 Bintan Timur dan Pelabuhan Sri Bayintan, menurut Gubernur Kepri Ansar Ahmad, memiliki aspek strategis. Seperti menurunkan waktu tempuh rute Pelabuhan Sri Bayintan Kijang ke Km. 16 arah Tanjung Uban dari 67 menit menjadi 20 menit. Kemudian memudahkan akses pelabuhan untuk angkutan logistik dan penumpang, serta akses ke KEK Galang Batang.

Baca Juga :  Sakral, Reses Cen Sui Lan ke Anambas Disambut dengan Prosesi Adat Melayu

“Selain itu yang tak kalah penting adalah untuk event-event internasional di BIntan yang mulai revival, seperti triathlon, Tour de Bintan, Meta Man, Iron Man dan lainnya. Kita juga mengemas Desa Otak-Otak di Kijang serta ornamen-ornamen bekas pertambangan dahulu yang menarik. Saya kira ini bisa menambah entertain dan length of stay wisatawan,” paparnya.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyatakan, meninjau proyek ini di Kepri, karena ingin melihat langsung realisasi alokasi dana Inpres. Menurutnya, di dalam RPJMN memang Bappenas menyusun targetting yang salah satunya ketersediaan infrastruktur dalam bentuk jalan.

“Kami sudah mulai menghitung seluruh panjang jalan yang dibutuhkan di tanah air. Yang mana harus dilangsungkan oleh nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota,” ujar Suharso Monoarfa.

Baca Juga :  Besok, Saksikan Festival Sepak Bola U-14 Plus BBM Kepri Cup I

Kepala Bappenas RI Suharso Monoarfa juga mengatakan, Bappenas telah membuat kriteria jalan yang akan dibiayai APBN. Untuk itu ia mengucapkan terima kasih kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kepri, Kementerian PUPR yang melaksanakan tahap pertama dari skema Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2023 ini.

“Maka kita bekerja sama dengan daerah mengidentifikasi jalan-jalan produksi, jalan menuju kawasan industri, pariwisata, dan linkage, maka didorong dengan Inpres ini,” ungkapnya.

Kepala Bappenas RI Suharso Monoarfa dan Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama sejumlah pejabat meninjau proyek jalan Lintas Barat Lanjutan di Kabupaten Bintan. F- diskominfo kepri

Penanganan Jalan Lintas Barat Lanjutan dilaksanakan oleh BPJN Kepri dengan skema inpres jalan daerah (IJD) dengan nilai kontrak Rp59,3 miliar. Panjang jalan yang ditangani 4,63 km. Yang terbagi atas jalan Lintas Barat Lanjutan sepanjang 4,10 km, dan akses Pelabuhan Sri Bayintan Kijang sepanjang 530 meter.

Saat ini, pekerjaan sudah terealisasi 71,07 persen, dengan target penyelesaian pada tanggal 31 Desember 2023. Pekerjaan dilaksanakan selama 5 bulan, dimulai pada tanggal 31 Juli 2023 lalu. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *