banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat berdoa untuk umat muslim Palestina, Minggu (19/11/2023) pagi. F- diskominfo kepri

Gubernur Kepri dan Ribuan Masyarakat Berdoa untuk Palestina

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama ribuan masyarakat Tanjungpinang berdoa dan berselawat untuk umat muslim di Palestina di pelataran Tugu Sirih, Tanjungpinang, Minggu (19/11/2023). Doa dan selawat ini sebagai solidaritas rakyat Indonesia kepada Bangsa Palestina dalam aksi damai.

Acara yang digagas oleh Forum Kemanusiaan Palestina Kepri ini bertajuk “Doa dan Sholawat Membasuh Luka Palestina”. Dalam aksi ini juga ditargetkan terkumpul donasi sebesar Rp 1 miliar untuk kemanusiaan di Palestina. Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama beberapa kepala daerah di Kepri seperti Bupati Karimun Aunur Rafiq, Bupati Bintan Roby Kurniawan dan Pj Wali Kota Tanjungpinang Hasan yang hadir langsung pun berlomba-lomba memberikan donasi terbaiknya. Tak ketinggalan Ketua TP-PKK Kepri Dewi Kumalasari Ansar serta batik kebanggaan Kepri “Kumalayoe” yang juga memberikan bantuan.

Baca Juga :  Kapolres Bintan Terima Penghargaan dari Roby Kurniawan

Turut mengisi aksi damai ini Syekh Taufiq Qosim Al ‘Iwadhy, juga turut hadir Ketua Panitia Ustadz Dedy Sanjaya, Tim Percepatan Pembangunan dan Para Kepala OPD Pemprov Kepri, para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat, para pimpinan lembaga kemasyarakatan, organisasi Islam, dan Anggota BKMT se-Kepri.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang berkesempatan jadi yang pertama menyampaikan orasi, mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah menggagas acara ini. Ia mengatakan bahwa apa yang dilakukan bersama hari ini adalah bentuk rasa simpati yang mendalam terhadap saudara-saudara di Palestina.

Ia mengatakan Palestina bagi Bangsa Indonesia adalah negeri yang sangat penting. Karena dalam sejarah kemerdekaan Bangsa Indonesia, Palestina adalah salah satu negara yang pertama kali mengakui Kemerdekaan Republik Indonesia yang diumumkan oleh Mufti Besar Palestina, Syekh Muhammad Amin Al-Husaini dan seorang saudagar kaya Palestina, Muhammad Ali Taher, pada 6 September 1944.

Baca Juga :  Mutasi Jabatan Eselon II di Bintan Sekitar Desember 2021

“Banyak korban di negeri yang sangat kita cintai, negerinya para nabi dan rasul. Maka kita bersama wajib melindunginya dengan doa-doa dari bibir kita yang tulus dan ikhlas,” ujar Gubernur Kepri.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan, perjuangan bangsa Palestina adalah perjuangan yang sah dan mulia untuk mencapai kemerdekaan, berdaulat, dan merdeka di tanah mereka sendiri. Ia meminta agar tidak ada pihak di Indonesia yang memposisikan kelompok-kelompok di Palestina sebagai kelompok ekstremis atau teroris.

“Karena sepanjang sejarah kemerdekaan Indonesia, di masa lalu kelompok pejuang kita disebut ekstremis oleh penjajah. Tapi sesungguhnya mereka adalah pejuang yang memperjuangkan bangsa. Maka setiap peringatan hari besar kenegaraan kita selalu mendoakan mereka agar menjadi syuhada,” tuturnya.

Baca Juga :  Cen Sui Lan: Tahun 2023, 10 Bus Sekolah dan 50 Bus Transportasi Umum untuk Kota Batam

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengapresiasi bangsa Indonesia, terutama Presiden Joko Widodo yang sangat berani memposisikan Indonesia mengutuk keras kekejaman zionis Israel. Ia menyebut ini sebagai bentuk solidaritas yang harus terus ditingkatkan.

Ribuan masyarakat Tanjungpinang dan sekitarnya berdoa untuk umat Muslim Palestina. F- diskominfo kepri

“Mari bagi kita yang diberikan kelebihan rezeki, sama-sama memberikan sumbangsih kita meringankan beban saudara kita di Palestina,” ajak Ansar Ahmad.

Acara doa dan sholawat bersama ini berlangsung khidmat dan penuh haru. Para peserta mengangkat bendera Palestina dan spanduk-spanduk yang mengecam kebiadaban Israel. Mereka juga mengikuti doa dengan khusyuk dan bersholawat bersama-sama. (yen)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *