banner 728x90
Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama penerima insentif dan bantuan komponen masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas, Selasa (18/4/2023). F- diskominfo kepri

Menjelang Idulfitri, Ansar Ahmad Menyerahkan Bantuan Insentif Komponen Masyarakat di Anambas

Komentar
X
Bagikan

Anambas, suaraserumpun.com – Ansar Ahmad Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) telah menyerahkan bantuan RT, RW dan komponen masyarakat lainnya selama Ramadan 1444 hijriah. Menjelang lebaran Idulfitri, Ansar Ahmad menyerahkan bantuan insentif komponen masyarakat tersebut, di Kabupaten Kepulauan Anambas, Selasa (18/4/2023).

Kepulauan Anambas menjadi kabupaten terakhir yang dikunjungi Gubernur Kepri Ansar Ahmad selama safari Ramadan. Sebelum di Anambas, Gubernur Kepri menyampaikan komitmennya untuk menyerahkan bantuan insentif tersebut sebelum lebaran. Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dan Mendagri Tito Karnavian. Dengan tujuan meningkatkan daya beli masyarakat dan membantu menjaga stabilitas harga.

Di Anambas, penyerahan bantuan dilaksanakan dalam dua sesi, yakni di Aula SMAN 1 Jemaja dan Gedung BPMS Tarempa. Di Jemaja, Gubernur Ansar hadir melalui video conference dan penyerahan bantuan diwakili oleh Bupati Anambas, Abdul Haris. Sementara di Tarempa, Gubernur Ansar berkesempatan menyerahkan bantuan secara langsung. Acara di Tarempa juga disejalankan dengan penandatanganan PTK Non ASN di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Baca Juga :  Ratusan Personel Mengamankan TPS di Bintan, Tim Gabungan Mulai Menertibkan APK di Masa Tenang

Seperti di kabupaten dan kota lainnya di Kepri, di Anambas bantuan insentif diserahkan kepada berbagai komponen masyarakat meliputi Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Posyandu, Insentif Guru Pendidikan Keagamaan Non Formal, Penyuluh Non ASN, dan Pemuka Agama Tetap pada Rumah Ibadah.

Adapun rincian bantuan yang diserahkan di Anambas meliputi 420 RT dan 180 RW dengan Total Anggaran sebesar Rp720 juta, 52 BPD dengan anggaran Rp416 juta, 55 Posyandu dengan anggaran Rp275 juta, dan Guru TPQ, Penyuluh Non-ASN, dan Pemuka Agama sebanyak 545 penerima dengan total sebesar Rp654 juta.

Baca Juga :  PKS Bintan Menargetkan 6 Kursi, Nama Cawabup Tak Ada di Daftar Bacaleg Pemilu 2024

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyebutkan, penyerahan bantuan terhadap kelompok masyarakat dan komponen masyarakat ini adalah bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kepri atas kinerja yang telah dilakukan selama ini.

“Untuk itu mari bersama berdoa agar APBD Kepri dapat terus meningkat. Dengan APBD yang saat ini sangat terbatas yakni Rp3,8 triliun, di mana sebesar Rp1,4 triliun telah dialokasikan untuk pendidikan dan kesehatan, maka kita bersyukur dapat memperhatikan teman-teman saat ini, mudah-mudahan jadi penyemangat,” harap Ansar Ahmad.

Penandatanganan PTK non ASN menurut Gubernur Kepri Ansar Ahmad merupakan wujud kepedulian Pemprov Kepri untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta dunia pendidikan secara keseluruhan. Di Anambas, sebanyak 113 orang PTK non ASN kembali diperpanjang kontraknya.

Baca Juga :  Cen Sui Lan Menuntaskan Persoalan Kawasan Kumuh Kampung Tua Belian Lewat Program KOTAKU

“Selain itu, pada Rakornas Kepegawaian di Batam tahun lalu, Pemprov Kepri memberikan penguatan terhadap Honorer termasuk tenaga pendidik Non ASN, kemudian telah melaksanakan seleksi CASN PPPK, memberikan kenaikan honorarium bagi PTK non ASN sebesar Rp100 ribu per orang per bulan. Hingga pemenuhan pembangunan sarana prasarana untuk SMA, SMK dan SLB se-Kepri,” demikian penjelasan Ansar Ahmad. (yen)

Editor: Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *