banner 728x90
Roby Kurniawan Bupati Bintan menyerahkan bantuan perlengkapan membatik kepada Andi Rinawati remaja si pembatik penyandang ketunaan di Sebong Pereh, Teluk Sebong, Kamis (6/4/2023). F- dok/suaraserumpun.com

Dulu Disantuni Hj Dewi Kumalasari, Kini Andi Rinawati Pembatik Penyandang Ketunaan Dibantu Bupati Bintan

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Sepuluh tahun lalu, Andi Rinawati mendapat santunan dan perhatian khusus dari Hj Dewi Kumalasari. Kini, Andi Rinawati menjadi seorang pembatik penyandang ketunaan yang dibantu oleh Roby Kurniawan. Roby anak dari Hj Dewi Kumalasari. Berikut kisah Andi Rianawati hingga menjadi pembatik penyandang ketunaan yang andal.

Tahun 2013 silam, Andi Rinawati anak dari keluarga kurang mampu masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Andi Rinawati adalah seorang anak yang tinggal di Sebong Pereh. Sekolahnya di Sungai Kecil.

Andi Rinawati dilahirkan dari keluarga kurang mampu. Andi Rinawati lahir dengan kondisi menyandang ketunaan. Maaf, Andi tidak mempunyai sepasang tangan. Dia beraktivitas dengan menggunakan kedua kakinya. Saat pergi ke sekolah sewaktu duduk di bangku SD, dia digendong oleh saudaranya. Di kelas, Andi menulis dan mempersiapkan semua perlengkapan belajar, dengan menggunakan kaki. Begitu di rumahnya di dalam kawasan pertanian rakyat, semuanya dijalankan dengan menggunakan kaki.

Bupati Bintan Roby Kurniawan saat tiba di rumah Andi Rinawati pembatik dari kelompok remaja di Desa Sebong Pereh, Teluk Sebong. F- diskominfo bintan

Ketika masih duduk di bangku SD, Rina begitu panggilan akrabnya, punya cita-cita besar. Rina ingin menjadi seorang dokter. Justru itu, Rina tak ingin putus sekolah. Demi mengejar cita-citanya. Hal itu pula yang membikin Hj Dewi Kumalasari sempat meneteskan air mata, saat menemui Rina di kediamannya di Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan.

Baca Juga :  524 Sapi dari NTT untuk Stok Hewan Kurban Iduladha Sudah di Peternakan Eza Mandiri

Saat itu (2013), Hj Dewi Kumalasari menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bintan. Dewi Kumalasari istri Ansar Ahmad yang menjabat Bupati Bintan kala itu, memberikan santunan dan semangat yang besar kepada Andi Rinawati.

“Kalau ada kendala apapun, hubungi ibu ya,” kata Hj Dewi Kumalasari kepada Andi Rinawati, saat berkunjung ke rumah anak penyandang ketunaan yang punya semangat besar tersebut.

Bupati Bintan Roby Kurniawan bersama keluarga Andi Rinawati pembatik kain di Sebong Pereh. F- diskominfo bintan

Singkat cerita, Andi Rinawati melupakan cita-citanya menjadi seorang dokter. Rina justru menjadi seorang pembatik (pembuat kain batik) yang bisa dibilang andal. Hal itu terbukti ketika Andi Rinawati menjadi perhatian publik, dalam Bulan Bakti Karang Taruna ke-62 tahun 2022, di Gedung Nasional Tanjunguban, Bintan Utara, Sabtu tanggal 3 Desember 2022 lalu. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-74 Kabupaten Bintan.

Baca Juga :  Asrama Haji Batam Dijadikan IGD Penanganan Pasien Covid-19

Dalam kegiatan itu, Rina membatik kain dengan menggunakan kakinya. Tak cuma para pemuda dan pemudi yang hadir di lokasi tersebut. Bupati Bintan Roby Kurniawan pun kagum dengan kebolehan Andi Rinawati si pembantik penyandang ketunaan, yang mampu membatik kain dengan kakinya.

Rasa kagum Roby Kurniawan si anak Hj Dewi Kumalasari ini, tak cuma sebatas melihat Rina membatik saat peringatan Hari Jadi ke-74 Kabupaten Bintan, awal Desember 2022 itu. Perhatian Roby Kurniawan si Bupati Bintan ini pun berlanjut.

Bupati Bintan Roby Kurniawan menyerahkan bantuan kepada Andi Rinawati pembatik dari kelompok remaja di Desa Sebong Pereh, Teluk Sebong. F- diskominfo bintan

Kamis (6/4/2023) kemarin, Roby Kurniawan berkunjung ke rumah Andi Rinawati di Desa Sebong Pereh. Kunjungan ini pun sama yang pernah dilakukan Hj Dewi Kumalasari. Roby Kurniawan berkunjung ke rumah Rina, sambil membawakan perlengkapan membatik. Bantuan peralatan membatik secara lengkap dari Roby Kurniawan ini, untuk mendukung keterampilan Rina.

“Ini (Rina) salah satu mutiara di Bintan. Kita semakin percaya. Di balik kekurangan di pandangan mata kita, ada bakat terpendam yang belum tentu kita pun mampu. Semoga dukungan kecil ini bisa memberi manfaat,” kata Roby Kurniawan saat menyerahkan bantuan tersebut kepada Rina.

Bupati Bintan Roby Kurniawan bersama keluarga Andi Rinawati pembatik disabilitas warga Desa Sebong Pereh. F- diskominfo bintan

Roby Kurniawan berharap, bakat yang dimiliki Rina ini bisa menjadi pembangkit semangat semua orang yang merasa belum menemukan bakat dan kemampuannya. Selain itu, Roby Kurniawan berharap agar kemampuan ini bisa terus dikembangkan dengan tekun. Sehingga bisa menjadi salah satu mata air dalam perekonomian keluarga.

Baca Juga :  Kronologi Dua Nelayan Tambelan Selamat Setelah Pompong Dihantam Gelombang dan Tenggelam

“Sejauh ini sudah ada juga yang memesan hasil batik karya Rina. Selain menyalurkan bakat, kan bisa buat bantu-bantu keluarga. Bahkan tidak menutup kemungkinan bisa menjadi lapangan kerja bagi orang banyak, kalau nanti berkembang dan besar,” harap Roby Kurniawan.

Bupati Bintan Roby Kurniawan memperhatikan Andi Rinawati si penyandang ketunaan membatik kain dengan kaki pada Bulan Bakti Karang Taruna rangkaian peringatan Hari Jadi ke-74 Kabupaten Bintan, Desember 2022 lalu. F- dok/suaraserumpun.com

Andi Rinawati merasa bersyukur dan sangat gembira. Dulu, disantuni Hj Dewi Kumalasari. Kini, Andi Rinawati si pembatik penyandang ketunaan dibantu Roby Kurniawan, anak dari Hj Dewi Kumalasari. Tentunya, dukungan tersebut membuat Rina semakin bersemangat meningkatkan keterampilannya untuk menjadi seorang pembatik yang profesional. Bagaimana menurut Anda?***

Narasi : Wahyu
Foto : Diskominfo Bintan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *