banner 728x90
Ansar Ahmad Gubernur Kepulauan Riau dan Ketua BKMT Kepri Hj Dewi Kumalasari bersama ustazah Manik ketua tim pembentukan JMQH Provinsi Kepri dan rekannya. F- diskominfo kepri

Segera Dibentuk JMQH Provinsi Kepri, Ansar Ahmad: Saya Dukung

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – JMQH yang merupakan organisasi/wadah para hafizah (penghafal Alquran perempuan) segera dibentuk di Provinsi Kepulauan Riau. Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyatakan mendukung pembentukan JMQH tersebut, pada saat menerima audiensi tim pembentukan Jamiyah Mudarasatil Qur’an lil Hafidzat (JMQH) Provinsi Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang, Sabtu (18/3/2023).

Pada kesempatan itu Gubernur Kepri Ansar Ahmad didampingi Ketua BKMT Kepri Hj Dewi Kumalasari. Sedangkan rombongan tim pembentukan JMQH Kepri dipimpin oleh calon ketua, Ustazah Manik.

Kehadiran rombongan calon pengurus JMQH Kepri, menurut Ustadzah Manik, adalah dalam rangka perkenalan sekaligus memohon dukungan dan bimbingan dari Gubernur Kepri Ansar Ahmad atas rencana pembentukan JMQH Kepri. Sebab, di tingkat Provinsi Kepri, JMQH belum terbentuk.

Baca Juga :  Gubernur Kepri dan Bupati Bintan Safari Ramadan di Desa Wisata Gurun Pasir

“Pembentukan ini dalam rangka menyatukan hafizah yang ada di Kepri dengan rutinitas-rutinitas yang ada dalam program kerja kami ke depan. Alhamdulillah di Indonesia JMQH sudah berbadan hukum. Saya pun diberi amanat oleh Ketua Umum untuk mengkoordinir pembentukan pengurus tingkat Provinsi Kepri,” ujarnya.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, mendukung penuh pembentukan JMQH Provinsi Kepri. Menurutnya, urusan aqidah, keagamaan, dan khususnya pendidikan dan pengamalan Alquran merupakan tanggung jawab sesama umat muslim.

“Kita semua mesti saling membimbing. Insya Allah saya mendukung penuh pembentukan JMQH Kepri. Nanti kalau sudah ada SK Kepengurusan laporkan kembali, kita dudukkan soal pelantikannya,” kata Ansar Ahmad.

Baca Juga :  Ada Kampung Kompor Induksi di Karimun, Energi Baru Hemat Biaya

Gubernur Kepri Ansar Ahmad berharap, ke depan, kalau sudah terbentuk, JMQH Kepri dapat secara rutin mengikuti acara-acara keagamaan Pemda. Sehingga dapat bersama-sama menjaga generasi muslim di Kepri.

JMQH memiliki misi terwujudnya hafizhat (perempuan) yang berkarakter Alquran, mandiri, semangat tinggi dalam berkhidmah dan berkiprah untuk memajukan bangsa dan negara.

JMQH dirintis pada tanggal 6 Shafar 1395 Hijriah (7 Februari 1975 masehi) di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kemudian pada tanggal 15 Rajab 1432 (17 Juni 2011), JMQH bangkit dan deklarasi kembali secara perdana dengan menyatukan kelompok-kelompok kecil yang ada di seluruh kecamatan se-Kabupaten Pati. (yen)

Baca Juga :  Porges Menjuarai Piala Kemerdekaan 2022 Bintan

Editor: Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *