banner 728x90
Kepala BPJN Kepri Stanley Cicero bersama Sekda Bintan Ronny Kartika dan Kepala BPBD Bintan Ramlah SSos meninjau kondisi jalan lintas di Wacopek, Bintan Timur, yang rusak parah dan segera dibangun ulang, Senin (6/3/2023). F- diskominfo bintan

Kepala BPJN: Kerusakan Jalan Lintas di Wacopek, Segera Dibangun Ulang

Komentar
X
Bagikan

Bintan, suaraserumpun.com – Sekda Bintan Ronny Kartika bersama Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) wilayah Kepri Stanley Cicero H meninjau kondisi jalan lintas Wacopek yang rusak, akibat bencana alam, Senin (6/3/2023). Separuh badan jalan amblas akibat debit air yang meningkat setelah cuaca ekstrem tiga hari terakhir. Kerusakan jalan lintas di Wacopek ini, segera dibangun ulang.

Setibanya di lokasi, Kepala Balai PJN Kementerian PUPR langsung mengecek unsur kerusakan dan melakukan kaji singkat langkah yang perlu diambil. Hasilnya memang harus dilakukan dalam waktu yang cepat.

Baca Juga :  Tinjau Pos Pengamanan Nataru 2024, Kapolres Bintan: Lapor Kalau Mau Bikin Pesta Kembang Api

“Kita sudah cek langsung dan memang harus segera dibangun ulang. Besok akan langsung kita kerjakan agar bisa dilalui sementara. Nanti setelah designya siap, di ACC pusat langsung kita bongkar dan bangun dengan kapasitas gorong yang lebih besar,” tegas Stanley Cicero, Kepala BPJN wilayah Kepri.

Sekda Bintan Ronny Kartika sangat mengapresiasi respon cepat dari BPJN wilayah Kepri. Dirinya menaruh harapan besar agar secepatnya bisa diprogres. Sebab, akses jalan ini memang jadi kebutuhan penting.

“Alhamdulillah dari Kementerian PUPR melalui Balai PJN Kepri merespon dengan sangat cepat. Ini statusnya jalan nasional, termasuk di busung. Jadi semua kewenangan di Kementerian melalui BPJN. Kita bersyukur koordinasi kita mendapat respon cepat dan bahkan langsung dikerjakan,” kata Ronny Kartika.

Baca Juga :  Belanja Bintan Tahun 2024 Mencapai Rp1,174 Triliun, Ahdi Muqsith: Untuk Infrastruktur dan Semua Sektor

Hasil peninjauan ini akan dilakukan pemetaan design dari Tim BPJN Kepri untuk selanjutnya diserahkan ke Kementerian PUPR. Selasa (7/3/2023) besok, akan dilakukan beberapa tindakan agar ruas jalan tersebut bisa dilalui oleh para pengguna jalan. (yen)

Editor: Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *