banner 728x90
Rahma Wali Kota Tanjungpinang menyerahkan bantuan dandang, panci, kuali dan perlengkapan usaha mikro kepada pelaku UKM di Tanjungpinang, belum lama ini. F- diskominfo tanjungpinang

Dijuluki Wali Kota Dandang Panci Kuali, Rahma Semakin Kuat Membantu Pelaku UKM

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Hj Rahma SIP MM dijuluki wali kota dandang panci kuali, ketika terus berupaya meningkatkan kemandarian para pengusaha kecil dan menengah di Kota Tanjungpinang. Meski dijuluki wali kota dandang panci kuali, Rahma justru semakin kuat membantu para pelaku UKM di Kota Tanjungpinang.

Membentuk pengusaha-pengusaha kecil yang tangguh dan mandiri, merupakan tujuan serta menjadi target pembangunan ekonomi kerakyatan di Kota Tanjungpinang, bagi Wali Kota Tanjungpinang Hj Rahma SIP MM. Sejak tahun 2021, Rahma mulai menyalurkan berbagai bantuan kepada para pelaku UMKM dan IKM.

Pascapandemi Covid-19, Wali Kota Tanjungpinang Hj Rahma semakin ‘garang’ melaksanakan program untuk meningkatkan dan membangun kemandirian ekonomi masyarakat Tanjungpinang. Dandang, panci, kuali seolah identik dengan Rahma.

Pada tahun 2022, Rahma semakin tegas membangun kedaulatan ekonomi masyarakat Tanjungpinang. Khususnya bagi pelaku UMKM, IKM, kelompok-kelompok tani dan ternak. Berbagai program fisik dan non fisik untuk membangkitkan ekonomi pelaku UMKM, IKM, dan kelompok tani digelontorkan.

Baca Juga :  Ulil Rahim: Dianjurkan Stay at Home di Masa Perpanjangan PPKM

“Ada yang menyebut saya dengan wali kota dandang panci kuali. Tidak masalah, karena sebutan itu malah membuat saya semakin kuat untuk terus membantu para pelaku usaha kecil. Saya bertekad membangun kekuatan ekonomi masyarakat, agar masyarakat berdaulat secara ekonomi,” ungkap Rahma, Selasa (14/2/2023).

Tidak sekadar bicara, keinginan itu diwujudkan Rahma dengan memberikan bantuan dan fasilitas kepada sebanyak 1.733 pelaku UMKM dan IKM. Ribuan pelaku usaha kecil dan menengah yang mendapatkan bantuan langsung dari Rahma. Persoalan ketersediaan anggaran, Rahma punya banyak cara. Mulai dari APBN, APBD, Dana Insentif Daerah (DID), sampai dana CSR perusahaan ditujukan untuk memperkuat ekonomi pelaku UMKM/IKM.

Jenis bantuannya beragam, tergantung kebutuhan yang diperlukan oleh setiap pelaku UMKM. Mulai dari freezer, mixer, blender, kompor gas, ampia, oven, sampai ke dandang dan kuali. Mulai dari mesin bajak sampai ke bibit cabai, diterima kelompok tani.

Baca Juga :  Tongkang dari Perawang Karam di Selat Malaka, Danlanal Karimun Pimpin Proses Evakuasi

Keseriusan visi pembangunan ekonomi kerakyatan yang dimiliki Rahma terlihat secara nyata, masif, dan berkelanjutan. Hal itu membuat embrio embrio UMKM dan UKM tumbuh bak cendawan di musim hujan. Setelah mendapat bantuan dukungan peralatan industri dari Rahma, kapasitas produksi para pelaku UMKM/IKM meningkat. Pelaku IKM keripik bawang, contohnya. Dari sebelumnya memiliki kapasitas produksi 20 kilogram per bulan, bantuan peralatan dari ‘Wali Kota Dandang Panci Kuali’ mampu meningkatkan kapasitas produksinya sampai 40 kilogram per bulan.

“Tidak hanya menyediakan bantuan alat produksi, kita juga menyediakan sarana promosi produk IKM. Tujuannya agar mereka mampu terus meningkatkan kapasitas, dan tentunya juga akan menambah tenaga kerja baru,” ujar Rahma.

Fasilitasi penjualan produk IKM ke swalayan, penyaluran produk ke hotel-hotel, dan penyelenggaraan bazar-bazar merupakan Langkah strategis lain yang dibangun Rahma. Hasilnya sungguh luar biasa, karena pelaku UMKM/IKM mendapat omset yang berlipat ganda.

Baca Juga :  BEM-SI Menyoroti RUU Daerah Kepulauan dan Sengketa di Natuna, Pembangunan Batam dan Lingga Tak Merata

Kemandirian ekonomi masyarakat Tanjungpinang, mampu membangun keseimbangan antara tingkat permintaan dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Tanjungpinang. Dari berbagai pelaksanaan program pembangunan ekonomi kerakyatan tahun 2022 lalu, Rahma
berhasil mengomandoi tim pengendalian inflasi daerah.

Rahma dijuluki wali kota dandang panci kuali ketika terus memberikan bantuan perlengkapan usaha bagi ibu rumah tangga dan UKM. F- dikominfo tanjungpinang

Meski bukan daerah penghasil, Rahma si Wali Kota Dandang Panci Kuali ini berhasil menyusun dan melaksanakan berbagai langkah strategis untuk mengendalikan inflasi. Hasilnya, tingkat inflasi Kota Tanjungpinang berada pada level terendah ke-3 untuk wilayah Sumatera, dan terendah ke-7 di tingkat nasional.

“Saya lebih cenderung membangun ekonomi masyarakat dari skala mikro, langsung kepada para pelaku UMKM/IKM. Jadi saya enjoy saja ketika disebut orang dengan wali kota dandang kuali,” demikian penuturan Rahma Wali Kota Tanjungpinang yang dijuluki wali kota dandang panci kuali ini. (adv)

Editor: Sigik RS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *