banner 728x90
Ansar Ahmad Gubernur Kepri membuka Rakerwil dan Training of Trainer (ToT) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Kepri. F- diskominfo kepri

Wow! Ansar Ahmad Menjanjikan Rp500 Juta untuk Kegiatan PPNI Kepri di Tahun 2024

Komentar
X
Bagikan

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad menjanjikan akan membantu Rp500 juta untuk kegiatan DPW PPNI Provinsi Kepri, pada tahun 2024 mendatang. Wow!

Hal itu disampaikan Ansar Ahmad pada saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Training of Trainer (ToT) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Kepri, di Hotel Aston Tanjungpinang, Jumat (3/2/2023).

Rakerwil DPW PPNI Provinsi Kepri ini turut dihadiri Ketua Umum DPP PPNI dr Harif Fadhillah dan Sekjen DPP PPNI dr Mustikasari. Dalam sambutannya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras perawat sebagai garda terdepan kesehatan. Terlebih pandemi Covid-19 yang melanda Kepri tiga tahun belakangan bisa dikendalikan berkat kerja keras para perawat.

Baca Juga :  101 Anak Bintan Lulus Administrasi Penerimaan Anggota Polri TA 2021

“Pandemi Covid-19 kemarin Kepri termasuk salah satu provinsi yang penanganannya paling baik dan juga vaksinasi kita tertinggi di luar Jawa dan Bali, ini semua juga karena andil dari kerja keras teman-teman perawat,” ujar Ansar Ahmad.

Gubernur Kepri berharap, para perawat di Kepri bisa terus meningkatkan kualitas dan kompetensi sebagai perawat. Terlebih sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, tugas mandatory yang diemban pemerintah daerah adalah aspek kesehatan.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menjanjikan akan mengalokasikan anggaran Rp500 juta di tahun 2024 untuk PPNI agar bisa menyelenggarakan kegiatan yang sama di tahun depan.

Baca Juga :  Kasus Polisi Tembak Polisi, Irjen Ferdy Sambo dan Brigjen Hendra Kurniawan Dinonaktifkan

“Kita ingin PPNI secara rutin menggelar kegiatan seperti ini, jadi tahun depan kita bantu dengan anggaran dari kita,” katanya.

Harif Fadhillah mengatakan, ToT Terintegrasi merupakan implementasi program kerja di 2022. Tujuan dari ToT ini meningkatkan koordinasi, komunikasi antarpengurus internal PPNI.

“Serta menyamakan gerak langkah dalam menyikapi persoalan khususnya berkaitan dengan kesejahteraan perawat,” ucap Harif.

Hanif mengungkapkan, dalam kegiatan ToT Terintegrasi ini juga dibahas beberapa program unggulan yang bersentuhan langsung dengan warga.

“Kami prioritaskan penguatan organisasi dan menyolidkan solidaritas, kapasitas agar bisa memberikan pelayanan maksimal untuk warga,” sambungnya. (yen)

Baca Juga :  Webinar FESyar Sumatera 2022, Ansar Bahas Potensi Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Kepri

Editor: Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *