Beranda All News Jelang Pemilu 2024, 206 Napi di Lapas Narkotika Tanjungpinang Tak Punya NIK

Jelang Pemilu 2024, 206 Napi di Lapas Narkotika Tanjungpinang Tak Punya NIK

0
Jonet Ruseno Plh Kasi Bina Dik Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang memberikan keterangan tentang 206 napi di Lapas yang belum memiliki NIK menjelang Pemilu 2024. F- yen/suaraserumpun.com

Bintan, suaraserumpun.com – Menjelang penyelenggaraan Pemilu serentak 2024, ada 206 nara pidana (napi) di Lapas Narkotika kelas IIA Tanjungpinang di Km 18 Kijang, Bintan Timur yang belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Pihak Lapas meminta agar Dinas Kependudukan memfasilitasi pengurusan NIK bagi warga binaan pemasyarakatan di Lapas Narkotika Tanjungpinang tersebut.

Harapan tersebut disampaikan Jonet Ruseno Plh Kasi Bina Dik Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang, pada saat rapat koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) triwulan III tahun 2022, Jumat (1/10/2022).

Baca Juga :  Polda Kepri Menangkap Lima Tersangka dari Penemuan 50,6 Kilogram Kokain di Anambas

“Di tempat kami (Lapas), 206 warga binaan yang belum memiliki NIK,” sebutnya.

Jonet berharap pemerintah daerah bersama KPU melakukan pendataan warga binaan lapas. Sehingga, warga binaan bisa memiliki identitas dan menggunakan hak pilih saat Pemilu 2024 nanti.

“Bisa saja dibuatkan alamat mereka itu di Lapas. Tapi dengan catatan warga binaan yang masa tahanannya di atas 10 tahun. 206 itu, masa tahanannya lama,” ujarnya.

Saat ini, jumlah warga binaan di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang sebanyak 860 orang. Dari jumlah itu, 811 WNI dan 49 WNA. Sedangkan untuk warga binaan berasal dari kabupaten/kota di Kepri, ada sebanyak 355 orang. Dari Bintan 54 orang, Tanjungpinang 138 orang, Batam 128 orang, Karimun 13 orang, Natuna 14 orang, Lingga 4 orang dan Anambas 4 orang.

Baca Juga :  Sepuluh Nomor Jadi Ekshibisi di Porprov 2022 Kepri di Bintan, Memperebutkan 1.147 Medali

“206 warga binaan yang belum punya NIK itu, berasal dari Kepri. Kita harap, mereka bisa melakukan perekaman data E-KTP. Supaya bisa memiliki hak suaranya pada Pemilu serentak 2024 nanti,” tutupnya. (yen)

Editor: Sigik RS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here