
Bintan, suaraserumpun.com – Belasan rumah warga di perkampungan dan perumahan tipe sangat sederhana di Desa Toapaya Selatan, Toapaya, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dihantam puting beliung, Senin (5/9/2022) siang tadi. Bencana alam itu terjadi di RT1/RW01, RT10 dan RT12/RW03, serta RT13/RW04.
Camat Toapaya Nepy Purwanto, dan Kepala Desa Toapaya Selatan Suhenda membenarkan kejadian bencana alam tersebut. Nepy Purwanto menjelaskan, bencana alam itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, Senin (5/9/2022) siang.
“Saat itu kan hujan deras disertai angin kencang, petir dan badai gitu la. Nah, saat itu ada sekitar 13 rumah warga kita dihantam putung beliung, angin kencang dan petir,” ujar Nepy Purwanto, Senin (5/9/2022) petang tadi.
Nepy mengatakan, pihaknya selaku pemerintah daerah bersama Kepala dan tim BPBD Bintan sudah turun mengecek rumah warga yang dihantam puting beliung dan petir itu. Kondisinya ada yang rusak ringan, rusak sedang, dan 1 rusak parah.
“Yang rusak parah ini karena tertimpa pohon yang tumbang akibat puting beliung. Korban jiwa tak ada. Kalau kerugian, masih didata oleh tim,” jelas Nepy Purwanto.
Ramlah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan menyebutkan, tim langsung turun ke lokasi, setelah mendapat informasi. Saat kejadian, cuaca buruk. Selain angin kencang, puting beliung, juga disertai petir dan hujan deras.

“Kerusakaan rumah itu ada disebabkan pohon tumbang. Ada atap rumah yang dihantam puting beliung dan angin kencang. Ada 1 rumah yang kena petir. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” sebut Ramlah, usai mengecek lokasi bersama Camat Topaya.
“Kami akan menyalurkan bantuan logistik. Kalau warga yang mendapat bencana, sementara menumpang di rumah tetangga. Ada juga yang dievakuasi ke rumah keluarganya,” ucap Ramlah. (yen)
Editor: Sigik RS