Beranda All News Info Pasar Terkini, Cabai Merah Rp110 Ribu Per Kilogram, Rawit Mencapai Rp96...

Info Pasar Terkini, Cabai Merah Rp110 Ribu Per Kilogram, Rawit Mencapai Rp96 Ribu

0
Cici pedagang cabai di Pasar Kawal, Gunung Kijang, Bintan. F-istimewa/ci

Bintan, suaraserumpun.com – Harga cabai merah naik lagi. Kini, melebihi Rp100 ribu per kilogram. Sedangkan cabai rawit mencapai Rp96 ribu per kilogram, Senin (4/7/2022). Ini info pasar terkini di Kabupaten Bintan.

Seperti di Pasar Kawal Kecamatan Gunung Kijang. Harga cabai merah dijual pedagang Rp 110 ribu per kilogram. Harga ini naik dibandingkan harga pada hari Minggu (3/7/2022) yang masih dijual Rp105 ribu per kilogram.

Cici seorang pedagang sayur di Pasar Kawal menyatakan, dirinya bingung ketika ada warga yang ingin membeli cabai merah.

Baca Juga :  Susahnya Pelajar di Perbatasan Antarnegara Mencari Sinyal, Harus ke Padang Melang

“Kita bingung kalau ada ibu-ibu mau beli cabainya cuma Rp2 ribu. Gimana kita melayaninya,” tutur Cici.

Padahal, kalau harga saat pasokan normal, cabai merah tidak lebih dari Rp50 ribu per kilogram.

“Kalau normal, paling tinggi Rp48 ribu per kilogram,” sebutnya.

Tingginya harga cabai merah juga memaksa para pedagang hanya berani mengambil sedikit stok dari agen penyalur. Seperti Cici, saat ini stok yang diambilnya paling banyak hanya 5 kilogram.

“Kita ambil dari agen di Tanjungpinang, tidak berani banyak ambilnya. Takut busuk dengan kondisi sekarang ini,” katanya.

Baca Juga :  Pemko Gelar Apel Siaga Nataru, Berikut Sasaran Operasi Tim Gabungan di Tanjungpinang

Selain cabai merah, harga cabai hijau dibanderol seharga Rp75 ribu per kilogram. Sedangkan harga cabai rawit mencapai Rp96 ribu per kilogram. Sehari sebelumnya masih Rp95 ribu per kilogram.

Harga sayuran, sebut Cici, juga mengalami kenaikan harga. Seperti harga bayam, saat ini dijual Rp18 ribu per kilogram, normalnya seharga Rp6 ribu sampai dengan Rp8 ribu per kilogram.

“Kangkung juga naik. Biasanya Rp8 ribu, sekarang sudah Rp14 ribu per kilo,” tambah Cici.

Siti, seorang pembeli mengatakan, tingginya harga cabai berdampak pada perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  Di Era Ansar-Marlin, Tak Ada Kabupaten/Kota yang Diperlakukan Istimewa

“Biasa masih bisa beli setengah kilogram. Sekarang sudah tidak bisa. Harganya hampir sama dengan daging sapi sekarang,” kata Siti. (yen)

Editor: Sigik RS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here