Beranda All News Dewi: PPDB SMA/SMK di Bintan Tak Ada Masalah

Dewi: PPDB SMA/SMK di Bintan Tak Ada Masalah

0
Ketua Komisi IV DPRD Kepri Hj Dewi Kumalasari dan rombongan meninjau pelaksanaan PPDB di SMK Negeri 1 Bintan. F- Istimewa/diskominfo kepri

Bintan, suaraserumpun.com – Ketua Komisi IV bidang pendidikan DPRD Provinsi Kepulauan Riau Hj Dewi Kumalasari menyatakan, penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA/SMK di Kabupaten Bintan tidak ada masalah. Namun, proses PPDB tetap dipantau atau diawasi.

Hj Dewi Kumalasari Ketua Komisi IV DPRD Kepri bersama anggota melakukan kunjungan pemantauan proses PPDB ke SMK Negeri 1 Tanjung Uban, Bintan, Selasa (21/6/2022). Kunjungan ini untuk melihat perkembangan dan memastikan kelancaran pelaksanaan PPDB. Selain Hj Dewi Kumalasari, turut serta anggota Komisi IV DPRD dan Kepala Dinas Pendidikan Kepri Andi Agung. Dalam kunjungan ini, Komisi IV DPRD Kepri beraudiensi dengan jajaran Kepala Sekolah dan majelis guru SMKN 1 Tanjung Uban, membahas perkembangan dan hambatan-hambatan saat pelaksanaan PPDB.

Baca Juga :  Ini Daftar Pemenang Lomba Puisi 2021 For Bintan

“Dari laporan yang kita terima, PPDB SMK dan SMA di Bintan, tak ada masalah,” tegas Dewi Kumalasari, Kamis (23/6/2022).

Komisi IV DPRD Kepri sendiri merupakan komisi yang membidangi pendidikan dan kesejahteraan rakyat. Kemudian sekolah setingkat SMA/SMK berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.

Menurut Dewi Kumalasari, saat ini pelaksanaan PPDB mesti selalu ditinjau dan diawasi pelaksanaannya. Hal ini bertujuan agar hambatan-hambatan yang dihadapi dapat segera diatasi.

“Juga agar pelaksanaannya sesuai target, sehingga tidak mengganggu jadwal pembelajaran yang telah disusun,” ujar Dewi Kumalasari.

Baca Juga :  Giliran Buruh di Bintan yang Bergejolak Menolak UMK 2022

Mantan Wakil Ketua I DPRD Kepri ini menambahkan, kehadirannya bersama Anggota Komisi IV DPRD juga untuk meninjau fasilitas kejuruan di Sekolah SMK. Ia berharap fasilitas kejuruan dapat mendukung proses pembelajaran.

Dewi Kumalasari menyadari bahwa, tugas seorang pendidik itu tidak mudah. Untuk itu ia berharap dalam kondisi apapun, para pendidik dapat tetap semangat mendidik masa depan bangsa.

“Tugas guru amat berat, tidak hanya dinilai dari hasil ujian, namun nilai akhlak juga. Realitanya tugas guru amat mulia. Untuk itu ke depan kita harap jumlah guru dan siswa seimbang serta fasilitas pembelajarannya terlengkapi,” kata Dewi menambahkan. (yen)

Baca Juga :  Gubernur Kepri Menyerahkan Rp2,2 Miliar di Lingga, Ansar: Bantu Sepeda Motor itu Berisiko

Editor: Sigik RS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here