Beranda All News Ansar Ahmad Salah Satu Simbol Golkar Kepri, Ini Bukti dan Sejarahnya

Ansar Ahmad Salah Satu Simbol Golkar Kepri, Ini Bukti dan Sejarahnya

0
Ansar Ahmad Ketua Dewan Pembina DPD Partai Golkar Kepri bersama tokoh Partai Golkar se-Kepri dalam kegiatan Rakorda dan pendidikan politik di Aston Hotel Kota Batam, Minggu (27/3/2022). F- Istimewa/humas golkar

Batam, suaraserumpun.com – Gubernur Kepri H Ansar Ahmad pantas kalau menjadi salah satu simbol Partai Golkar Kepri. Berikut ini bukti dan sejarahnya.

Partai Golkar sempat ditinggalkan para tokoh politik di Tanah Air Indonesia, ketika masa reformasi di era tahun 1998-an. Kala itu, cuma Akbar Tanjung yang berani mengibarkan panji partai berlambang pohon beringin ini. Sampai memasuki Pileg tahun 2004, belum banyak tokoh yang ‘bangga’ memakai atribut Partai Golkar.

Di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad yang berani mengambil alih kepemimpinan Partai Golkar. Ansar Ahmad dengan dukungan sang istri, rela mengundurkan diri dari status PNS atau ASN, dan memimpin Partai Golkar. Singkat cerita, Partai Golkar besar, dan melahirkan politikus-politikus muda di Kepri ini.

H Ansar Ahmad sebagai Ketua Dewan Pembina DPD Golkar Kepri mengatakan, suksesnya Partai Golkar dalam Pemilu dan Pilkada, tidak terlepas dari eksistensi tokoh-tokoh Golkar itu sendiri. Itu salah satu faktornya.

Baca Juga :  Masa Ekonomi Sulit, Dewi Kumalasari Ketua PKK Kepri Ajak IRT Bertani

“Karena, kebanyakan para tokoh Golkar tersebut merupakan simbol di tengah masyarakat, yang memberikan kekuatan tersendiri bagi kemenangan partai baik di Pilpres, Pilkada dan Pemilihan Legislatif (Pileg),” kata Ansar Ahmad, dalam acara Pendidikan Politik dan Rakorda DPD Golkar Kepulauan Riau, di Aston Hotel Kota Batam, Minggu (27/3/2022).

“Keberhasilan saya sebagai gubernur, Pak Aunur Rafik sebagai Bupati Karimun, dan Roby Kurniawan sebagai Plt Bupati Bintan, tidak terlepas dari keberhasilan Golkar. Karena, kami juga merupakan salah satu simbol Golkar di Kepri,” sambung Ansar Ahmad.

Yang terpenting yang harus dilakukan saat ini, lanjut Ansar Ahmad, adalah bagaimana menjaga soliditas dan kebersamaan agar cita-cita Golkar sukses mengantarkan Airlangga Hartarto sebagai calon presiden dan menang pada Pemilu 2024.

Baca Juga :  Dewi Kumalasari Mendoakan Anak Didik Pemasyarakatan LPKA Batam Menjadi Pemimpin Negeri

“Berbagai program dan kegiatan Partai Golkar harus terus dilakukan dengan sasaran masyarakat bawah. Contohnya, program Golkar Peduli di setiap Jumat adalah terobosan kreatif dan inovatif yang cukup ampuh menaikan elektabilitas serta popularitas Golkar,” jelas Ansar Ahmad yang pernah memimpin Golkar Kepri selama tiga periode ini.

Erwin Aksa sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Strategis DPP Partai Golkar mengatakan, di era saat ini, faktor kampanye digital dengan konten-konten kreator menjadi salah satu faktor penting bagi kemenangan partai politik. Termasuk Partai Golkar.

Menurut Erwin, teknologi informasi telah mengalami revolusi yang luar biasa. Perilaku Partai Golkar harus bisa beradaptasi dengan memperkuat jejaring melalui media sosial dan media online untuk merebut hati masyarakat.

Baca Juga :  Presiden RI Jokowi Tinjau Vaksinasi di Bintan, Didampingi Roby Kurniawan

Karena itu, Erwin berharap, seluruh kader dan pengurus Partai Golkar mulai mengubah gaya kampanye, mengubah mindset (pola pikir) tentang penguasaan informasi teknologi. Serta tidak gaptek (gagap teknologi).

“Gaya-gaya konvensional mulai ditinggalkan, saat ini eranya kampanye digital. Politik saat ini sudah dalam genggaman, politic in hand. Dan saatnya Partai Golkar bertransformasi ke sebuah partai modern yang mengedepankan cara-cara digital dalam kampanye,” terang Erwin.

Dalam Pendidikan Politik dan Rakorda ini, selain Ansar Ahmad dan Erwin Aksa, juga dihadiri oleh Ketua DPD Golkar Kepri Ahmad Ma’ruf Maulana, Sekretaris Rizki Faisal, Dewi Kumalasari, Asmin Patros, Taba Iskandar, serta sejumlah kader, pengurus, anggota DPRD Kepri, anggota dewan kabupaten dan kota dari Fraksi Golkar serta sejumlah undangan lainnya. (nurul atia)

Editor: Sigik RS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here