Beranda All News Presiden Jokowi Akan Meletakan Batu Pertama Pembangunan Sirkuit Formula One di Lagoi...

Presiden Jokowi Akan Meletakan Batu Pertama Pembangunan Sirkuit Formula One di Lagoi Bintan

0
Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Ketua IMI Bamseot dan GGM PT BRC Abdul Wahab mengadakan rapat teknis pembangunan sirkuit F1, serta menjadwalkan peletakan batu pertama oleh Presiden RI Jokowi, Kamis (24/3/2022). F- Istimewa/Diskominfo Kepri

Jakarta, suaraserumpun.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan meletakan batu pertama pembangunan sirkuit balapan Formula One (F1) di Lagoi, Bintan, Provinsi Kepri, setelah lebaran Idul Fitri nanti. Rencana awal pembangunan Bintan International Circuit (BIC) F1 di Lagoi tersebut terungkap, pada saat dialog Gubernur Kepri bersama GGM PT BRC Lagoi serta Ketua Umum IMI di (live) stasiun televisi swasta di Jakarta, Kamis (24/3/2022).

Hadir dalam talkshow tersebut Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang juga menjabat Ketua MPR RI, serta Group General Manager (GGM) PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) Abdul Wahab. Dialog membahas tentang rencana peletakan batu pertama pembangunan sirkuit balapan otomotif formula di kawasan pariwisata Lagoi, Bintan.

Usai talkshow, Gubernur Kepri langsung melaksanakan rapat teknis bersama Bamsoet dan GGM PT BRC Lagoi di ruang kerja Ketua MPR RI. Rapat ini juga membahas teknis percepatan pembangunan Bintan International Circuit (BIC) dan investasinya.

Untuk groundbreaking pembangunan sirkuit Formula One di Lagoi, akan dilakukan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan sirkuit BIC, setelah lebaran Idul Fitri tahun 2022, sekitar Mei nanti. Presiden akan berkunjung ke Kepri sekaligus meninjau proyek-proyek strategis. Rencana jadwal Presiden RI Jokowi tersebut berdasarkan koordinasi Ketua Umum IMI dengan Presiden.

Baca Juga :  Jalan Santai PGRI Membuat Guru Kompak dan Solid

Gubernur Kepri Ansar mengatakan, Pemprov Kepri sebagai regulator akan memberikan dukungan sepenuhnya, berupa percepatan pengurusan berbagai izin yang diperlukan untuk pembangunan sirkuit F1 BIC ini.

“Kita tidak ingin kehilangan momentum. Ketika investor memiliki semangat bekerja sama dengan IMI membangun sirkuit, maka akan kita dorong secepatnya,” kata Ansar Ahmad.

Gubernur Kepri yakin, ke depannya, Bintan dapat menjadi mega resort in the world, jika didorong dengan pembangunan berbagai fasilitas. Seperti sarana akomodasi, fasilitas sport tourism di area seluas 23 ribu hektare tersebut. Termasuk pembangunan sirkuit Formula One di Lagoi, Bintan itu.

“Bintan dan Kepri pada umumnya bisa menjadi alternatif, setelah Bali untuk memperkenalkan Indonesia ke luar. Lebih mudah dengan jaringan pariwisata dan sport tourism ini,” tutur Ansar Ahmad Gubernur Kepri.

Baca Juga :  Tragedi Kapal Tenggelam di Malaysia, Dua Penampung TKI Ilegal Ditangkap

Ketua Umum IMI Bamsoet menyampaikan, suksesnya pagelaran MotoGP di Mandalika, membuka mata bahwa sport tourism sangat mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

“Kemarin, dengan adanya MotoGP itu, pertumbuhan UMKM yang sebanyak lebih dari seribu itu pendapatannya meningkat ratusan persen. Impact ekonominya sangat luar biasa,” ujar Bamsoet.

Bagaimana dengan balap mobil? Menurut Bamsoet, F1 menjadi pilihan. Karena, rata-rata akan ditonton hampir 2 miliar penduduk dunia, melalui siaran pelbagai channel televisi. Sehingga menguntungkan bagi promosi Indonesia di dunia internasional. Juga dapat mendongkrak perekonomian setempat, seperti di Mandalika.

Bamsoet mengatakan, terdapat dua opsi untuk penyelenggaraan balapan Formula One (F1) di Bintan. Pertama, bekerja sama dengan penyelenggara F1 secara langsung. Kedua, bekerja sama dengan Singapura yang telah memiliki kerja sama dengan F1, untuk mengalihkan balapannya dari Singapura ke Bintan.

“Komunikasi kita selama ini ke manager F1 cukup lancar. Kita sudah menyampaikan, kemungkinan besar peluang F1 di Indonesia. Kemudian, dengan opsi kedua, kerja sama dengan Singapura. Karena, jika tetap diselenggarakan di Singapura seperti beberapa tahun terakhir, memang cukup sulit bagi pemerintah Singapura. Menimbang harus merusak aspal, menutup jalan dengan biaya besar karena merupakan street circuit,” jelas Bamsoet.

Baca Juga :  Adi Prihantara Melantik Delapan Pejabat Fungsional Pemprov Kepri

Bamsoet menambahkan, pradesain sirkuit oleh Andrew James dari konsultan Populous telah selesai. Nantinya, desain ini akan diserahkan kepada Hermann Tilke. Hermann merupakan arsitek sirkuit asal Jerman kepercayaan F1.

“Supaya nanti, langsung memenuhi standar internasional. Dan pastinya akan melalui standar kelayakan sirkuit ini, untuk menyelenggarakan F1,” tambah Bamsoet.

GGM PT BRC Abdul Wahab menyatakan, untuk sarana pendukung balapan Formula One di Lagoi ini, Bintan Resorts telah beroperasional selama lebih dari 25 tahun. Sampai saat ini, telah memiliki lebih dari 2.500 kamar. Saat ini, Bintan Resorts juga sedang membangun lima hotel berskala internasional lagi, dengan perkiraan tambahan kamar sebanyak 1.500 kamar.

“Mungkin masih belum cukup untuk mengakomodasi pagelaran balap yang biasa dihadiri 60 ribuan penonton dalam satu hari. Tapi Bintan Resorts tidak sendiri. Kita akan bekerja sama dengan hotel-hotel di Tanjungpinang dan Batam,” sebut Abdul Wahab. (nurul atia)

Editor: Sigik RS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here