Beranda All News Gubernur Kepri Pakai Busana Inkado Saat Membuka Kegiatan Satpol PP, Begini Pesan...

Gubernur Kepri Pakai Busana Inkado Saat Membuka Kegiatan Satpol PP, Begini Pesan Ansar Ahmad

0
Gubernur Kepri Ansar Ahmad berpenampilan dengan pakaian Inkado pada saat membuka pelatihan dan Bimtek Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran Kepri, di Comforta Hotel, Senin (7/3/2022). F- Istimewa/Diskominfo Kepri

Tanjungpinang, suaraserumpun.com – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) memakai busana Indonesia Karate-Do (Inkado) pada saat membuka kegiatan Satpol PP, di Hotel Comforta, Tanjungpinang, Senin (7/3/2022). Begini pesan Ansar Ahmad saat membuka kegiatan pelatihan dan bimbingan teknis Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Penanggulangan Kebakaran (Gulkar) se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tersebut.

Pelatihan dan bimtek yang diselenggarakan oleh Satpol PP dan Gulkar Provinsi Kepri ini dilaksanakan selama 3 hari, diikuti 90 peserta. Terdiri dari Satpol PP, Damkar, Dalmas, PPNS dan Linmas Kabupaten dan Kota se Provinsi Kepri dengan narasumber Widyaiswara Ahli Madya BPSDM Kemendagri.

Dalam kegiatan ini, Gubernur Kepri mengenakan busana yang berbeda dibandingkan biasanya. Dalam kegiatan serimonial, gubernur selalu mengenakan PDH. Namun dalam kegiatan ini, Ansar Ahmad tampil dengan busana Inkado, lengkap dengan sabuk hitam. Gubernur juga diberikan piagam penghargaan sebagai keluarga sabuk hitam dari Inkado. Penampilan ini menambah semangat gubernur dalam membuka kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Sandiaga Uno Menginginkan Pulau Penyengat Jadi Ikon Pariwisata Halal dan Ekonomi Kreatif

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan, Satpol PP merupakan cerminan performance (penampilan) pemerintah daerah di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu, prinsip saling menghargai, menghormati dan sikap humanis harus dikedepankan dalam pelaksanaan tugas.

“Jadikan pelatihan ini sebagai ajang untuk me-refresh dan me-review pikiran dan semangat bahwa Satpol PP menjadi andalan dalam penegakan Perda dan Perkada,” pesan Ansar Ahmad.

Menurut Ansar Ahmad, Satpol PP dan Gulkar memang merupakan bagian penting dari aparatur pemerintah, juga bagian penting dari sub sistem pemerintah daerah. Satpol PP memiliki peran dan fungsi strategis, dengan tugas utama mengawal implementasi Perda dan Perkada. Menjamin kesejahteraan umum, khusus Linmas melaksanakan tugas perlindungan masyarakat dan diperkuat oleh PPNS di Satpol PP.

Baca Juga :  Ansar Ahmad dan PLN Bahas Kendala Penyambungan Listrik di Empat Kabupaten

“Sesungguhnya tugasnya bukan hanya menjaga kantor-kantor pemerintahan. Namun menjaga semua aset-aset pemerintah. Dan lebih jauh, Satpol PP ikut menentukan terwujudnya kesejahteraan di tengah-tengah masyarakat,” ujar Ansar Ahmad.

Gubernur melanjutkan, untuk mewujudkan tugas tersebut, ada hal-hal yang perlu diberi penguatan. Salah satunya adalah dengan terus melakukan usaha disrupsi atau perubahan-perubahan yang signifikan dengan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusianya.

“Maka Satpol PP merupakan petugas yang harus mengerti betul substansi Perda maupun Perkada yang akan diimplementasikan. Kalau petugas tidak memahami substansinya, maka implementasinya tidak akan optimal. Selain SDM, untuk mewujudkan hal tersebut maka fasilitas dan sarana prasarana juga mesti kita tingkatkan,” kata Ansar Ahmad.

Baca Juga :  Angka Kemiskinan Kota Batam Mencapai 5,05 Persen, Warga: Tak Cukup Dibantu Beras

Gubernur Kepri juga berjanji akan memberi perhatian khusus terhadap peningkatan fasilitas dan sarana prasaran pendukung tugas Satpol PP dan Gulkar demi optimalisasi implementasi perda dan perkada.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satpol PP yang telah bersama-sama bahu membahu dengan semua stakeholder dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Kepri. Kita harapkan tahun ini adalah ulang tahun terakhir Covid-19. Yang artinya, Covid-19 akan hilang di muka bumi,” tutup Ansar Ahmad.

Hadir dalam kegiatan ini Staf Khusus Gubernur Nazaruddin dan Suyono, Kaban Kesbangpol Lamidi, Kepala Satpol PP dan Gulkar Hendri Kurniadi, Kepala BPKAD Veni Meitaria, Kadis Perhubungan Junaidi, Kadis Perpustakaan dan Arsip Herry Andrianto, dan Kabiro Hukum Kuntum Purnomo. (nurul atia)

Editor: Sigik RS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here